
- Wali Kota Cilegon, Robinsar, berdialog langsung dengan mahasiswa yang memprotes pengelolaan APBD, menanggapi kritik terkait belanja pegawai dan alokasi pendidikan.
- Mahasiswa menekankan pentingnya optimasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
- Robinsar menjelaskan bahwa perubahan postur anggaran harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas dalam kebijakan anggaran ke depan.
Wali Kota Cilegon Robinsar baru saja terjun langsung ke arena demo mahasiswa yang memprotes pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di depan Kantor Wali Kota, pada Rabu (16/9/2026).
Dialog Seru dengan Mahasiswa
Mengutip pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 16/09/2026, Robinsar didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, langsung berinteraksi dengan mahasiswa yang menyampaikan berbagai kritik.
Dalam dialog itu, mahasiswa mengangkat isu-isu penting seperti postur APBD, belanja pegawai, serta alokasi pendidikan dan infrastruktur.
Mereka juga menekankan pentingnya Pemerintah Kota Cilegon untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Sambut Aspirasi dengan Tangan Terbuka
Robinsar mengungkapkan bahwa Pemkot Cilegon sangat menghargai setiap aspirasi dari mahasiswa.
Menurutnya, masukan dan kritik dari publik sangat penting untuk menjaga agar kebijakan pemerintah tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Ini kami sangat menyambut baik. Kami senang dan serius, tidak ada tendensi apa pun. Kami merasa ketika memang ada suatu hal yang disuarakan, berarti demi kebaikan,” kata Robinsar.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan, sehingga Pemkot Cilegon membuka ruang untuk dialog langsung.
“Ini bentuk pengingat dari rekan-rekan mahasiswa. Kami menerima aspirasinya dan kami berdiskusi pagi hari ini. Alhamdulillah sudah sama-sama saling memberikan pencerahan,” ujarnya.
Pergeseran Postur Anggaran
Salah satu isu yang menjadi sorotan mahasiswa adalah perubahan postur anggaran daerah yang terjadi akibat pengurangan TKD.
Robinsar menjelaskan bahwa situasi ini memaksa pemerintah daerah untuk menyesuaikan pola penganggaran dan menetapkan prioritas belanja.
“Tuntutannya perihal postur anggaran yang hari ini, dengan berkurangnya TKD. Otomatis harapan rekan-rekan adalah agar lebih fokus lagi terhadap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa penyesuaian terhadap struktur APBD adalah bagian dari pembahasan yang berlangsung dengan Sekda dan jajaran terkait.
“Dengan TKD yang dipotong, dengan TKD yang berkurang, otomatis kita harus menyesuaikan juga. Itu sudah menjadi pola dan langkah kami bersama Pak Sekda dan tim, perlu ada penyesuaian,” katanya.
Belanja Pegawai Jadi Sorotan
Belanja pegawai juga menjadi perhatian utama mahasiswa selama dialog tersebut.
Robinsar menjelaskan bahwa porsi belanja pegawai yang besar di APBD Cilegon tidak bisa dipisahkan dari kondisi pendapatan daerah secara keseluruhan.
“Belanja pegawai besar itu semuanya faktornya terhadap APBD. Semakin besar APBD-nya, dengan total yang hari ini semakin kecil pendapatannya, belanja sebenarnya juga ikut terlihat porsinya besar,” tuturnya.
Dia menambahkan bahwa fluktuasi dalam nominal belanja pegawai setiap tahun dipengaruhi oleh penambahan ASN maupun pegawai yang pensiun.
“Kalau naik turun kan fluktuatif, tergantung ada penambahan ASN atau ada yang pensiun. Tapi kalau besaran angka pendapatan per orang, tidak ada kenaikan,” tegas Robinsar.
Pendidikan Masih Jadi Fokus
Sorotan mahasiswa juga tertuju pada alokasi anggaran pendidikan, dan Robinsar membantah anggapan bahwa perhatian terhadap sektor ini minim.
Dia menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas dan akan terus diperhatikan dalam kebijakan anggaran ke depan.
Kesimpulannya, dialog antara Wali Kota Cilegon Robinsar dan mahasiswa menunjukkan bahwa komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi isu-isu yang ada. Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: rubrikbanten.com (16/09/2026)