Pemkot Cilegon Diskusikan Skema Pemangkasan TPP 2027 untuk Efisiensi Anggaran

📌 Ringkasan Berita:
  • Pemkot Cilegon sedang mendiskusikan pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2027 untuk efisiensi anggaran.
  • Sekda Cilegon, Ahmad Aziz, menegaskan pemangkasan TPP akan merata berdasarkan kelas jabatan dan kondisi kerja pegawai.
  • Tujuan pemangkasan ini adalah mengurangi belanja pegawai dan menyesuaikan fiskal daerah demi kebutuhan masyarakat, sambil mempertimbangkan kesejahteraan pegawai.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon saat ini masih dalam proses diskusi mengenai skema pemangkasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2027 demi efisiensi anggaran.

Diskusi TPP 2027 Masih Berlangsung

Menyimak pemberitaan dari bantenraya.com pada 18/09/2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra mengungkapkan bahwa pemangkasan TPP yang tidak merata di setiap jabatan masih jadi bahan pembicaraan.

Aziz menyebut, “Rincian itu masih digodok, konsep awal kita menyesuaikan dengan kelas jabatan dan kondisi kerjanya,” saat berbicara pada Jumat (18/9/2026).

Saat ini, mereka lagi nyusun rencana dan mendiskusikan pemangkasan TPP itu agar semua pegawai terakomodasi.

Dia juga menjelaskan, “Kemarin ada ketimpangan antara pejabat struktural dan non struktural, padahal beban kerja dan resiko berbeda. Yang pasti kamu akan menyesuaikan semuanya.”

Untuk pemangkasan TPP 2027, Aziz menegaskan bakal berlaku untuk seluruh pegawai Pemkot Cilegon.

“Semua kena, kami berharap yang kelas di bawah seperti staff jangan sampai kena karena pendapatan mereka tidak terlalu besar,” harapnya.

Mengenai besaran pemangkasan TPP 2027 pada setiap jabatan, mereka masih menunggu arahan dari Walikota Cilegon Robinsar.

“ Kami akan menyesuaikan besarannya, hanya saja nanti perlu menunggu kebijakan dari Pak Walikota. Saya yakin Pak Wali akan bijak dalam menentukan besaran potongan TPP-nya,” tuturnya.

Aziz memastikan bahwa pemangkasan TPP 2027 akan disesuaikan pada setiap jabatan supaya semua pegawai merasa adil.

“Masih disesuaikan, hanya saja nantinya kami melihat jangan sampai ada yang bergejolak karena penyesuaian TPP ini. Jangan sampai mereka yang punya cicilan jadi tidak terbayarkan itu kami pikirkan juga,” paparnya.

Dia juga menjelaskan bahwa tujuan dari pemangkasan TPP 2027 ini adalah untuk mengurangi belanja pegawai dan menyesuaikan fiskal daerah demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Anggaran Pemangkasan TPP Masih Dalam Proses

Aziz menambahkan, “Kami akan menyesuaikan juga, belum tau targetnya berapa untuk jumlah anggaran yang dikumpulkan dari pemangkasan TPP.”

Dengan adanya rencana pemangkasan ini, jelas terlihat bahwa Pemkot Cilegon berusaha untuk menyeimbangkan anggaran dan juga mempertimbangkan kesejahteraan pegawai.

Kesimpulannya, pemangkasan TPP ini masih dalam tahap pembahasan dan diharapkan semua pihak bisa menerima keputusan yang diambil.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenraya.com (18/09/2026)
Featured Image
Berita

Judul Artikel