
- BAZNAS Kota Cilegon menambah penerima bantuan untuk rumah tidak layak huni (RTLH) dari 100 menjadi 197 rumah atas permintaan Pemkot Cilegon.
- Sampai akhir Agustus 2026, BAZNAS telah menyelesaikan bantuan untuk 97 rumah, namun masih banyak yang antre untuk mendapatkan bantuan.
- Pemerintah pusat juga mendukung rehabilitasi 200 rumah di Cilegon dengan anggaran total sekitar Rp4 miliar, dan BAZNAS siap menambah bantuan sesuai kemampuan keuangan.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cilegon lagi-lagi menunjukkan kepeduliannya dengan menambah penerima bantuan buat rumah tidak layak huni (RTLH) di Cilegon.
Kerja Bareng Pemkot Cilegon
Berdasarkan informasi dari faktabanten.co.id pada 14/09/2026, Wakil Ketua III BAZNAS Kota Cilegon, Bambang Widiyatmoko, menyebut bahwa penambahan bantuan ini dilakukan setelah ada permintaan dari Pemerintah Kota Cilegon.
BAZNAS pun siap untuk menggelontorkan bantuan lebih banyak untuk perbaikan rumah.
Bambang menjelaskan, "kepemimpinan beliau. Jadi katakan kalau dari 2.500 bagi 5 kan setahun 500. Setahun 500. Nah, itu ya untuk Perkim, untuk BAZNAS, dan mungkin perusahaan-perusahaan," pada Senin (14/9/2026).
Target Ambisius BAZNAS
Hingga akhir Agustus 2026, BAZNAS Kota Cilegon sudah menyelesaikan bantuan untuk 97 rumah, yang ternyata masih jauh dari kebutuhan warga yang mengajukan bantuan.
Bambang mengungkapkan, “BAZNAS di tahun ini sudah membantu 97 rumah, itu sudah selesai semua dan yang ngantri untuk dibantu itu banyak sekali.”
Awalnya, BAZNAS menargetkan bantuan untuk 100 penerima, tapi dengan adanya permintaan tambahan dari pemerintah daerah, jumlah itu bisa meningkat jadi 197 rumah.
“Kita kemarin sepakat pokoknya 100. Nah, ternyata dari Pemkot ini menghendaki untuk bisa nambah lagi, ya kami insyaAllah siap. Jadi nanti kami insyaAllah jadi 197,” jelasnya.
Dukungan dari Pemerintah Pusat
Sebelumnya, Pemerintah Kota Cilegon juga dapat dukungan dari pemerintah pusat buat memperbaiki 200 rumah tidak layak huni di wilayah Cilegon.
Setiap rumah akan mendapatkan anggaran sebesar Rp20 juta, sehingga total anggaran buat rehabilitasi 200 rumah ini mencapai sekitar Rp4 miliar.
Bambang menegaskan bahwa kesiapan BAZNAS dalam menambah bantuan RTLH disesuaikan dengan kemampuan keuangan lembaga serta permintaan pemerintah daerah.
“Apa yang diminta oleh Pak Walikota. Karena BAZNAS ini masih bisa membantu dan kami dari sisi keuangan masih siap membantu,” katanya.
Tambahan dana bakal diambil dari dana zakat yang masih tersedia di salah satu kelompok penerima zakat.
Dana tersebut akan dialokasikan untuk mendukung program rehabilitasi rumah masyarakat.
Bambang menambahkan, “Karena dana di zakat ini kalau untuk gharim itu kan masih ada beberapa yang tidak terpakai, nah itu akan kita ambil, kita split untuk membantu RTLH.”
Secara keseluruhan, upaya BAZNAS Kota Cilegon dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat patut diapresiasi.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: faktabanten.co.id (14/09/2026)