Puluhan Jurnalis Cilegon Gelar Doa Bersama untuk Lima Rekan yang Hilang di Selat Sunda

📌 Ringkasan Berita:
  • Lima jurnalis hilang saat meliput di kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda, memicu solidaritas insan pers di Cilegon.
  • Doa bersama diadakan oleh puluhan jurnalis untuk mendukung pencarian delapan orang yang hilang, termasuk lima wartawan, dengan harapan mereka ditemukan selamat.
  • Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian menggunakan berbagai alat, sementara jurnalis diingatkan untuk menjaga keselamatan saat meliput di daerah rawan bencana.

Kabar hilangnya lima jurnalis yang lagi bertugas di kawasan Gunung Anak Krakatau, Perairan Selat Sunda, bikin banyak insan pers di Kota Cilegon bersolidaritas.

Puluhan jurnalis dan insan pers di Cilegon mengadakan doa bersama demi keselamatan delapan orang di dalam speed boat yang hilang kontak, termasuk lima wartawan, di halaman Kantor Wali Kota Cilegon pada Rabu (9/9/2026).

Doa bareng ini adalah bentuk kepedulian dan dukungan moral untuk para jurnalis yang masih hilang, bahkan sampai hari kedua operasi pencarian.

Doa Bersama Sebagai Dukungan Moral

Senior jurnalis sekaligus penggagas doa bersama, Sobar Rohmat, mengungkapkan rasa duka mendalam atas musibah yang dialami para jurnalis dan tiga orang lainnya yang ada di speed boat tersebut.

“Kami turut berbelasungkawa atas tragedi hilangnya kawan-kawan jurnalis di Perairan Selat Sunda, kawasan Gunung Anak Krakatau. Saat ini mereka masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan,” ujar Sobar.

Dia berharap agar semua jurnalis dan kru speed boat yang hilang segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kami berdoa semoga kawan-kawan jurnalis yang hilang saat menjalankan tugas peliputan segera ditemukan dengan selamat. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan,” katanya.

Sobar juga mengapresiasi Wali Kota Cilegon Robinsar atas dukungannya dalam pelaksanaan doa bersama ini.

Sementara itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada Kasi Humas Polres Cilegon AKP Imam Maryono yang hadir dan semua insan pers yang menyempatkan diri untuk hadir.

“Terima kasih kepada Pak Wali Kota Cilegon Robinsar atas support-nya, kepada Pak AKP Imam Maryono yang telah hadir membersamai, serta seluruh kawan-kawan pers yang hadir dan menunjukkan solidaritas untuk kawan kita yang sedang dalam pencarian,” tegas Sobar.

Peran Pers di Tengah Musibah

AKP Imam Maryono, Kasi Humas Polres Cilegon, juga memberikan apresiasi atas kepedulian insan pers Cilegon terhadap rekan-rekannya yang sedang mengalami musibah.

“Atas nama Polres Cilegon, kami mengucapkan terima kasih atas undangannya. Semoga kawan-kawan pers yang hilang di Perairan Selat Sunda, kawasan Gunung Anak Krakatau, segera ditemukan. Semoga doa yang dipanjatkan teman-teman semua diijabah Allah SWT,” ungkap Imam.

Dia menjelaskan bahwa insan pers punya peran penting dalam menyampaikan informasi, terutama saat kejadian darurat atau bencana.

“Pers sangat membantu masyarakat dengan memberikan informasi penting dan terkini, sehingga masyarakat bisa mengetahui perkembangan situasi dan peristiwa yang terjadi, termasuk tragedi dan kondisi di Gunung Anak Krakatau saat ini,” ujarnya.

Imam juga mengingatkan jurnalis untuk tetap menjaga keselamatan saat menjalankan tugas, terutama di daerah rawan bencana.

“Kami mengingatkan kepada seluruh jurnalis Cilegon dan Banten untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan maupun saat melakukan peliputan di tempat yang rawan bencana. Pastikan kondisi cuaca bagus dan bersahabat,” pungkasnya.

Pencarian Masih Berlanjut

Speed boat yang hilang kontak itu diketahui membawa delapan orang, di mana lima di antaranya adalah jurnalis yang sedang meliput.

Kelima jurnalis tersebut adalah Muhammad Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Sementara tiga orang lainnya adalah kru dan pemandu, yaitu Warta (55, kapten kapal), Surakman (60, ABK), dan Heriyanto (49, guide).

Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian hingga Rabu (9/9/2026) dengan menggunakan berbagai alat, mulai dari kapal, perahu karet, drone thermal, dan peralatan pendukung lainnya.

Operasi pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 dan terus berlangsung dengan harapan semua yang hilang segera ditemukan.

Dengan semua dukungan dan doa, diharapkan para jurnalis yang hilang bisa segera kembali dengan selamat.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (09/09/2026)
Featured Image
Berita

Judul Artikel