Atlet Cilegon Handayani Raih Emas di World Boccia Cup Kazakhstan 2026

Cilegon baru saja bangga banget dengan prestasi internasional dari salah satu putri daerahnya, Handayani.

Melansir pemberitaan dari faktabanten.co.id pada 09/06/2026, Handayani, atlet disabilitas andalan Indonesia, sukses meraih Medali Emas (Juara 1) di kategori BC1 Female pada Kejuaraan Astana World Boccia Cup 2026 yang berlangsung di Astana, Kazakhstan.

Prestasi gemilang ini diraih pada 1–7 Juni 2026 dan menambah daftar prestasi emas Handayani.

Sebelumnya, ia juga berhasil meraih Medali Emas pada ajang Asean Para Games di Thailand.

Kemenangan terbaru ini juga memberi poin penting bagi Indonesia di peringkat dunia Boccia International Sports Federation (BISFed).

Handayani mengungkapkan bahwa pencapaian ini didapatkan berkat kerja keras, fokus ekstra, dan proses latihan yang panjang.

​"Alhamdulillah, perjuangan untuk sampai di titik ini dan menjadi Juara 1 melewati proses yang panjang. Ini adalah buah penantian selama empat tahun," ungkap Handayani via seluler, Selasa (9/6/2026).

Berlaga di Kazakhstan ternyata tidak semudah yang dibayangkan, dan tantangan terbesarnya justru datang dari luar lapangan.

​"Tantangannya itu terutama perbedaan waktu yang memicu jetlag dan sesekali perubahan cuaca di Kazakhstan yang cukup ekstrem," ujarnya.

Kedisiplinan dan ketekunan yang ia latih selama Pelatnas terbukti sangat membantu.

Handayani tampil sangat baik di partai puncak dengan mengalahkan atlet asal Brasil yang meraih Medali Perak, dan atlet China yang meraih Medali Perunggu.

Menariknya, sebelum terjun ke cabang olahraga Boccia, Handayani awalnya adalah atlet Catur.

​"Awalnya saya pindah cabor dari Catur ke Boccia karena ingin menemani teman saya, Fauzi, ikut perlombaan. Alhamdulillah saat itu kami menang, lalu dari sana saya terpilih untuk masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas)," kenangnya sambil tersenyum.

Di balik kesuksesannya, Handayani sangat menghargai dukungan yang ia terima dari berbagai pihak, termasuk Pemkot Cilegon.

​"Dari Pemkot Cilegon, alhamdulillah sampai saat ini masih terus mengupayakan dukungan terbaik bagi para atlet disabilitas," tuturnya.

Walaupun baru saja menghadapi laga berat di Kazakhstan, Handayani tidak bisa berleha-leha.

Dirinya langsung bersiap untuk mengikuti agenda Try Out internasional di Portugal yang dijadwalkan pada Juli 2026.

​"Semoga performa dan kemampuan saya tetap konsisten, bisa main bagus, dan menang lagi di Portugal nanti," harapnya penuh optimisme.

Karena padatnya jadwal kejuaraan demi mengejar tiket paralimpiade, Handayani belum bisa pulang ke Cilegon dalam waktu dekat.

​"Belum ada rencana pulang ke rumah (Cilegon) dalam waktu dekat. Kemungkinan besar baru bisa pulang akhir tahun 2026 nanti," tandasnya.

Keberhasilan Handayani ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi warga Cilegon dan seluruh masyarakat Indonesia bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk meraih prestasi.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: faktabanten.co.id (09/06/2026)
Produk Sponsor