Biografi Kapolri Baru Asal Pandeglang Banten yang Berani Bongkar Kasus Penyadapan Prabowo

📌 Ringkasan Berita:
  • Jenderal Suyudi baru dilantik sebagai Kapolri dan langsung mengungkap kasus penyadapan ilegal terkait nomor telepon Presiden Prabowo Subianto.
  • Tiga jenderal polisi, termasuk mantan Kapolri Listyo Sigit, disangka melanggar prosedur dalam penyadapan yang dilakukan dari 2025 hingga 2026 tanpa verifikasi dan tujuan penegakkan hukum.
  • Kasus ini memicu reaksi publik yang menginginkan transparansi, serta dapat mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan perlindungan data pribadi di Indonesia.

Jenderal Suyudi baru saja dilantik sebagai Kapolri dan langsung mengungkap skandal besar yaitu kasus penyadapan ilegal yang melibatkan nomor telepon Presiden Prabowo Subianto sebagai salah satu target.

Kemelut hukum ini menempatkan tiga jenderal polisi sebagai tersangka, termasuk Suyudi, yang dituduh mengabaikan prosedur dalam melakukan penyadapan tersebut.

Kasus Penyadapan Ilegal yang Melibatkan Tiga Jenderal Polisi

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari perintah penyadapan yang diberikan oleh Listyo Sigit Prabowo, Ahrie Sonta, dan Eko Hadi.

Selama periode 2025 hingga 2026, mereka diduga melakukan penyadapan tanpa mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam Perkap Nomor 5 Tahun 2010.

Penyadapan dilakukan dengan memasukkan nomor telepon ke dalam server LIMS tanpa verifikasi yang benar, yang berujung pada akses ilegal terhadap informasi pribadi Presiden Prabowo.

Pada Oktober 2026, para tersangka juga memerintahkan penghapusan data penyadapan tersebut, yang kemudian diketahui oleh petugas.

Dampak dan Respon Terhadap Penanganan Kasus Penyadapan

Kasus ini menimbulkan reaksi beragam dari publik, yang mengharapkan transparansi dalam penanganan kasus penyadapan ini oleh kepolisian.

Jenderal Suyudi diharapkan dapat membawa pendekatan baru dalam menangani kasus tersebut, memperbaiki citra Polri yang tengah tertekan akibat isu ini.

Biografi Jenderal Suyudi, Kelahiran Pandeglang Banten

Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang dilantik pada 1 Oktober 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Biodata Singkat
  • Nama Lengkap: Jenderal Pol. Prof. H. Suyudi Ario Seto, S.I.K., M.Si., S.H., D.H.C.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Pandeglang, Banten / Jakarta, 14 Juli 1973
  • Istri: Dewi Yuali
  • Anak: 2 orang
  • Almamater:
    • Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1994
    • Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) 2003
    • Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri 2018
    • Doktor Honoris Causa dari Universitas Tarumanagara (2026)
Riwayat Jabatan
Suyudi Ario Seto memiliki latar belakang kuat di bidang reserse dan pernah menduduki sejumlah posisi strategis:
  • Kapolres Majalengka
  • Kapolres Bogor
  • Kapolresta Bogor Kota
  • Kapolres Metro Jakarta Pusat (2017)
  • Wakadir Tipideksus Bareskrim Polri
  • Wakadir Tipidum / Tipidsiber Bareskrim Polri
  • Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya (2019)
  • Wakapolda Metro Jaya (2023–2024)
  • Kapolda Banten (2024–2025)
  • Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI (2025–2026)
  • Kapolri (1 Oktober 2026–sekarang) menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Sumber Riset: viva.co.id, news.detik.com, wartaekonomi.co.id (03/11/2026)
Featured Image
Berita

Judul Artikel