
- Tokoh kebudayaan dan organisasi pencak silat di Cilegon berkumpul untuk menjelaskan bahwa Golok Day dan Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 bukanlah acara yang saling bersaing.
- Rizal Arif Baihaqi menekankan pentingnya kolaborasi untuk melestarikan budaya Cilegon dan Banten, meskipun ada perbedaan dalam nama dan konsep acara.
- Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 akan diadakan pada 13-15 November dengan delegasi dari lima negara, sementara Golok Day tetap menjadi ruang apresiasi bagi pencak silat dan golok.
Sejumlah tokoh kebudayaan dan pengurus organisasi pencak silat di Cilegon berkumpul untuk meluruskan isu yang beredar mengenai persaingan antara Golok Day dan Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026. Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, ini dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Kota dan pihak kepolisian, serta menjelaskan bahwa kedua agenda budaya tersebut bukanlah kegiatan yang saling bertentangan.
Dalam diskusi yang dilansir oleh bantenesia.co, mereka menegaskan bahwa kedua acara tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk memajukan budaya daerah. Ketua Panitia Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026, Rizal Arif Baihaqi, menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga warisan budaya Cilegon dan Banten.
Pembenahan Isu Persaingan antara Golok Day dan Heritage Week
Rizal Arif Baihaqi membantah keras adanya persaingan antara kedua acara tersebut, menyatakan bahwa perbedaan dalam nama, penyelenggara, maupun konsep acara adalah hal yang wajar. Ia menambahkan bahwa inti dari semua elemen yang terlibat adalah untuk memastikan bahwa budaya Cilegon dan Banten tetap hidup dan diakui di tingkat internasional.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon, Abdul Rojak, mengungkapkan dukungannya terhadap pelaksanaan Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026. Menurutnya, acara ini akan memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan.
Pesan dari Tokoh Budaya untuk Merawat Tradisi Luhur
Maestro Budaya Kota Cilegon, Abah Jamhari Sakti, memberikan pesan penting agar semua pegiat budaya menjaga persaudaraan dan tanggung jawab bersama dalam merawat tradisi leluhur. Ia menekankan bahwa menjaga kebudayaan adalah tugas bersama yang tidak bisa dipisahkan.
Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 akan berlangsung pada 13 hingga 15 November dan akan dihadiri oleh delegasi dari lima negara, termasuk Malaysia dan Prancis. Rangkaian acara yang akan diselenggarakan mencakup Pencak Silat Maestro, Banten Heritage Walk, dan Parade Budaya.
Di sisi lain, Golok Day tetap menjadi ruang apresiasi bagi golok dan pencak silat yang merupakan identitas sejarah masyarakat Banten. Pertemuan ini diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan seluruh agenda kebudayaan di Kota Cilegon dan Provinsi Banten.
Sumber: bantenesia.co (31/10/2026)