Pikap Pengangkut Solar Terbakar di Cilegon, Diduga Karena Korsleting dan Kebocoran

📌 Ringkasan Berita:
  • Sebuah mobil pikap pengangkut solar terbakar di Jalan Lingkar Selatan, Cilegon, pada 29 Juni 2026, diduga akibat kebocoran pada tong penyimpanan solar.
  • Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah menghabiskan 6.000 liter air, dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
  • Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta, dengan 14 personel terlibat dalam operasi pemadaman.

Sebuah mobil pikap pengangkut solar terbakar di Jalan Lingkar Selatan (JLS), tepatnya di kawasan Link Sondol, Cilegon, pada 29 Juni 2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian Kebakaran

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon menerima laporan mengenai kebakaran ini pada pukul 15.05 WIB dan langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Kepala DPKP Kota Cilegon, Agus Ubaidillah, menyebutkan dalam laporan bahwa yang terbakar adalah satu unit kendaraan pikap dengan nomor polisi A 8776 AM yang sedang membawa muatan solar.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran pada tong penyimpanan solar.

Cairan yang keluar kemudian tersulut percikan arus listrik atau korsleting dari kendaraan tersebut," tulis DPKP dalam laporan resmi mereka.

Proses Pemadaman

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam yang masing-masing memiliki kapasitas 3.000 liter, berasal dari Pos Citangkil dan Markas Komando (Mako) DPKP.

Setelah menghabiskan sekitar 6.000 liter air dari jaringan hidran, kebakaran berhasil dipadamkan total pada pukul 16.00 WIB.

Akibat insiden ini, satu unit mobil pikap dan dua buah tong plastik berisi solar hangus terbakar.

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini, meski kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Personel yang Terlibat

Operasi pemadaman ini melibatkan sekitar 14 personel gabungan, termasuk Plt. Kepala Seksi Operasi Pengelolaan Kebakaran, komandan pleton, serta jajaran dari Pos Damkar Citangkil dan Mako DPKP Kota Cilegon.

Kalau kamu punya pendapat atau pertanyaan tentang kejadian ini, yuk, share di kolom komentar!




Sumber: faktabanten.co.id (29/06/2026)