
- Pemerintah Kota Cilegon melakukan monitoring dan evaluasi untuk Program Beasiswa Cilegon Juare di beberapa perguruan tinggi untuk memastikan program berjalan sesuai target.
- Monev bertujuan mengidentifikasi masalah dan mengumpulkan data mahasiswa penerima beasiswa agar pengelolaan program lebih optimal.
- Pemkot Cilegon mengawasi penggunaan dana beasiswa untuk memastikan digunakan sesuai ketentuan, seperti pembayaran UKT, dan akan melanjutkan monev secara rutin.
Pemerintah Kota Cilegon baru-baru ini melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk Program Beasiswa Cilegon Juare di beberapa perguruan tinggi.
Tujuan Monev Beasiswa
Mengutip pemberitaan dari bantenesia.co pada 27/06/2026, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Rahmatullah, menjelaskan bahwa monev bertujuan untuk memastikan program berjalan sesuai target dan tepat sasaran.
“Kami melakukan monev dalam rangka memastikan pengelolaan Beasiswa Cilegon Juare ini bisa berjalan optimal, karena kami tidak bisa lepas dari peran kampus.
Karena bagaimanapun kampus ini yang pertama memantau aktivitas keseharian mahasiswa penerimaan beasiswa, itu ada nya di kampus,” ujar Rahmatullah, Jumat (26/6/2026).
Identifikasi Masalah dan Pengumpulan Data
Rahmatullah menyebutkan bahwa monev juga dilakukan untuk mengidentifikasi masalah dan mengumpulkan data mahasiswa yang sudah menerima beasiswa serta yang berpotensi, khususnya mahasiswa tidak mampu.
“Ini juga akan membantu pihak dari pengelola program beasiswa, supaya kita sudah ada databasenya lebih dahulu supaya bisa menghitung dengan jumlah kuota yang ada,” ucap Rahmatullah.
Dia juga menekankan pentingnya monev untuk memastikan mahasiswa penerima beasiswa menjalani kuliah sesuai target yang ditentukan.
“Misalkan sampai 8 semester, supaya bisa tahu juga, ada tidak kira-kira turun motivasi belajar atau ada masalah di IPK.
Kita menjembatani, bagaiamana supaya motivasi penerima beasiswa, itu dipantau juga oleh kampusnya,” katanya.
Pastikan Penggunaan Dana Beasiswa yang Tepat
Monev juga dimaksudkan untuk memastikan dana beasiswa digunakan dengan benar.
Di mana dana beasiswa wajib untuk pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) dan atau penunjang lainnya jangan sampai dipergunakan untuk lain-lain.
“Kita memastikan beasiswa itu digunakan untuk pembayaran biaya UKT kemudian juga kampus juga bisa melaporkan itu.
Jadi misalkan kalau ada mahasiswa yang tidak membayar biaya UKT, tolong dilaporkan ke kita.
Jadi kita saling berbagi informasi itu,” paparnya.
Pada kegiatan monev ini, Pemkot Cilegon melakukan kunjungan ke 6 perguruan tinggi swasta di Provinsi Banten dari 22 perguruan tinggi yang bekerja sama.
Monev ini akan berlanjut dan dilakukan secara rutin.
“Kami akan lakukan secara rutin untuk dilakukan pemantauan,” pungkasnya.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenesia.co (27/06/2026)