
- Pemerintah Kota Cilegon baru saja melantik 36 PNS untuk jabatan administrator dan pengawas, dipimpin langsung oleh Wali Kota Robinsar.
- Robinsar menekankan pentingnya dedikasi dalam menjalankan jabatan dan respons cepat terhadap aspirasi masyarakat di era digital.
- Proses pelantikan dilakukan secara profesional tanpa praktik transaksional, dengan harapan meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.
Pemerintah Kota Cilegon baru aja melantik 36 Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk jabatan administrator dan pengawas.
Pelantikan Dipimpin Langsung Wali Kota
Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 17/06/2026, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cilegon, Robinsar.
Robinsar menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang mesti dijalankan dengan penuh dedikasi untuk melayani masyarakat.
“Jabatan itu suatu hal yang harus dipertanggungjawabkan, jabatan adalah suatu hal yang harus dijalankan. Jadi kami mengimbau kepada seluruh rekan-rekan yang hari ini baik dirotasi ataupun naik jabatan, saya minta Bapak, Ibu fokus untuk bekerja tanpa berpikir yang lain. Karena kita hari ini menjadi ASN, menjadi pejabat, tugasnya melayani,” ujar Robinsar.
Pentingnya Respons Cepat dalam Era Digital
Dia juga bilang kalau penting banget buat cepat tanggap terhadap masalah dan aspirasi masyarakat di zaman teknologi yang serba cepat ini.
“Hari ini semua serba cepat, informasi cepat sampai ke masyarakat, dan kita pun tidak bisa selalu menunggu. Kita harus memberikan respons yang cepat, respons yang baik, menanggapi segala isu-isu yang ada di masyarakat,” katanya.
Proses Pengisian Jabatan yang Profesional
Robinsar memastikan kalau proses pengisian jabatan dilakukan secara profesional, tanpa ada praktik transaksional.
Dia bahkan tanya langsung kepada para pejabat yang dilantik apakah ada yang dimintai uang untuk mendapatkan jabatan tersebut.
“Ada enggak yang di sini saya mintai uang untuk naik jabatan? Tidak ada, ya. Kita ingin profesional, tidak ada transaksional di sini,” tegasnya.
Dia juga menambahkan kalau rotasi dan promosi ini adalah bagian dari penyegaran organisasi dan untuk mempercepat pembangunan serta pelaksanaan program-program pemerintah daerah.
“Ini semua dalam rangka penyegaran, percepatan pembangunan, percepatan berjalannya program. Saya minta di mana pun Bapak dan Ibu berada, buktikan kinerja dengan hasil-hasil di lapangan,” ujarnya.
Sebanyak 36 pejabat yang dilantik ini bakal mengisi berbagai posisi strategis di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), sekretariat daerah, kecamatan, sampai kelurahan.
Beberapa di antara mereka adalah Affan Agus Syawalludin sebagai Kepala Bagian Umum Setda Kota Cilegon, Riezka Budhi Mustika sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Cilegon, Pedrosio Augusto Pinto sebagai Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kota Cilegon, serta Tengku Herrysyah Putra sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon.
Selain itu, ada juga pejabat yang mengisi posisi di Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD), Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan UKM, serta sejumlah kecamatan dan kelurahan.
Melalui rotasi dan promosi ini, Pemkot Cilegon berharap kinerja birokrasi semakin optimal, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat serta profesional.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: rubrikbanten.com (17/06/2026)