Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Cilegon lagi menunggu kepastian pencairan gaji ke-13 yang bikin mereka cemas.

Mengutip pemberitaan dari bantenraya.com pada 12/06/2026, sejumlah OPD sudah mulai melakukan rasionalisasi anggaran untuk memenuhi pembiayaan gaji ke-13 ini.
Rata-rata, anggaran yang digeser berkisar antara Rp400 juta hingga Rp500 juta.
Salah satu pejabat yang memilih untuk tidak disebutkan namanya mengatakan, mereka sudah memindahkan sejumlah anggaran ini untuk gaji ke-13.
“Pekan lalu kita sudah menggeser anggarannya. Jadi memang digeser dulu, terutama yang tidak penting seperti makan minum,” katanya, Jumat 12 Juni 2026.
Ia juga menambahkan bahwa angka yang digeser ini tentu saja untuk menutupi kekurangan yang ada.
“Yah dilakukan penyimpanan jadi tidak direalisasikan dulu. Tapi tidak ada pemangkasan. Hanya sifatnya geser saja,” jelasnya.
Sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menjelaskan bahwa dokumen pengajuan untuk pencairan sudah ditandatangani oleh Walikota Cilegon Robinsar pada Selasa, 9 Juni 2026.
Jadi, dalam waktu dekat, pencairan gaji ke-13 ini bakal segera dilakukan.
“Mudah-mudahan minggu depan lah, baru tadi ditandatangan pak wali,” katanya.
Aziz juga memastikan bahwa untuk jumlah TPP, mereka akan diberikan 100 persen.
Hal ini berbeda dengan tahun lalu, di mana pencairan hanya mencapai 50 persen karena harus membayar utang pihak ketiga.
“Insya Allah jumlahnya juga 100 persen,” jelasnya.
Secara keseluruhan, pencairan gaji ke-13 ini menunjukkan langkah positif dari Pemkot Cilegon meskipun ada penyesuaian anggaran yang dilakukan.
Menarik untuk melihat bagaimana respons ASN terhadap situasi ini, jadi menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (12/06/2026)