Suasana religius dan semangat kepedulian lingkungan menyatu di Masjid Agung Nurul Ikhlas Kota Cilegon pada Minggu, 24 Mei 2026. Sejak dini hari pukul 03.15 WIB, ribuan masyarakat dan generasi muda telah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan Subuh Akbar Berjamaah Berhadiah Umroh yang dirangkaikan dengan aksi clean up.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Sekretaris Umum Masjid Agung Haji Rahmatullah S, Ketua Umum DKM Masjid Agung Dr. KH Ahmad Selamat Ibnu Syam, LC., MA, serta Wali Kota Robinsar dan Wakil Wali Kota Fadjar Hadi Prabowo. Kehadiran ribuan jamaah menciptakan atmosfer ibadah yang sangat khusyuk sekaligus dinamis.
Ustadz Muzammil Hasballah Pimpin Sholat Tahajud
Rangkaian ibadah dimulai dengan registrasi jamaah pada pukul 03.15 WIB, disusul persiapan sholat tahajud. Tepat pukul 04.00 WIB, suasana menjadi syahdu saat Ustadz Muzammil Hasballah memimpin Sholat Tahajud Berjamaah dan Dzikir Darojat menjelang subuh.
Memasuki waktu fajar, Ustaz Muzammil kembali mengimami Sholat Subuh Berjamaah yang dilanjutkan dengan Dzikir Cilegon. Tidak hanya memimpin ritual ibadah, Ustaz Muzammil juga memberikan ceramah inspiratif yang membakar semangat jamaah untuk menyeimbangkan kesalehan ritual dengan kesalehan sosial, termasuk dalam menjaga bumi. Setelah mendengarkan tausiyah, jamaah bersama-sama melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah.
Apresiasi dari Walikota Cilegon
Dalam sesi sambutan, Walikota Cilegon menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pengurus DKM. Menurutnya, momentum sholat subuh berjamaah dengan antusiasme hingga ribuan orang dan menyediakan hadiah umroh merupakan yang pertama kali terjadi dalam sejarah berdirinya Masjid Agung Cilegon.
"Saya apresiasi kepengurusan Masjid Agung yang sekarang, dipimpin orang yang tepat dan kompeten, yaitu Dr. KH. Ahmad Slamet Ibnu Syam, Lc., MA, sehingga akan banyak program yang dijalankan," ujar Walikota.Merespons hal tersebut, Ketua Umum DKM Masjid Agung, Dr. KH. Ahmad Slamet Ibnu Syam, Lc., MA, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pemerintah Kota Cilegon di bawah kepemimpinan Robinsar-Fajar. Sinergi ini diharapkan terus berjalan demi kemakmuran umat dan kemajuan kota.
Sesi Pengundian Hadiah Umroh
Salah satu momen yang paling dinantikan oleh ribuan jamaah terjadi pada pukul 06.30 WIB. Setelah sesi foto bersama, panitia menggelar pengundian hadiah utama berupa ibadah Umroh serta berbagai hadiah menarik lainnya. Ketegangan berubah menjadi rasa haru dan sukacita saat nama-nama pemenang beruntung dibacakan di hadapan seluruh jamaah yang hadir.
Aksi Nyata Angkut 30 Kg Sampah
Setelah kebutuhan spiritual dan kegembiraan berhadiah terpenuhi, kegiatan beralih ke aksi nyata kepedulian lingkungan pada pukul 07.25 WIB. Mengusung tema "Bersih Masjidku, Hijau Lingkungannya", sebanyak 32 relawan yang didominasi oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dan pemuda dari Youth of Cilegon bergerak menyisir area masjid.
Aksi yang diinisiasi oleh Satu Banten dan Drise ini berhasil mengumpulkan sekitar 30 kg sampah, yang terbagi ke dalam 5 trashbag besar ukuran 60x100 dan 1 kardus kecil. Seluruh perlengkapan pembersihan telah disiapkan oleh panitia, dan para relawan yang berpartisipasi berhak mendapatkan free e-certificate atas kontribusi nyata mereka.
Gerakan Kolaboratif Demi Cilegon yang Religius dan Berkelanjutan
Suksesnya acara besar ini tidak lepas dari dukungan masif berbagai mitra komunitas dan media. Nama-nama besar seperti Telkom Sustainability, Eco Jawara Air, Youth of Cilegon, Diskominfo Kota Cilegon, Genre Banten, WB Indonesia, Zetizen Banten, RRI Pro 2, AYS (Action of Youth for Sustainability), dan Lontara Hijau turut mengawal gerakan kolaboratif ini dari awal hingga akhir.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Tubagus Febrian Fajar Purnama, menutup laporan kegiatan dengan rasa syukur yang mendalam:
"Alhamdulillah kegiatan kita ini dilancarkan sampai selesai acara tanpa ada satu halangan apapun. Terima kasih banyak kepada Drise, Komunitas Satu Banten, Instansi Pemerintah Kota Cilegon, serta DKM Masjid Agung Cilegon. Aksi kecil seperti ini bisa membuat dampak yang besar jika dilakukan rutin dan dimulai dari kesadaran diri sendiri atas pentingnya lingkungan di sekitar kita," pungkas Tubagus Febrian.