Nasib Seorang Pemudik Tertahan di Pelabuhan Ciwandan
Akun TikTok @banten.keras94 baru-baru ini mengunggah sebuah video yang menggambarkan pengalaman tidak menyenangkan seorang pemudik bernama Rijal yang berasal dari Tangerang.
Ia mengalami masalah saat hendak menyeberang ke Lampung melalui Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon.
Membeli Tiket dari Calo di JLS
Sebelumnya, Rijal membeli tiket dari calo di pinggir Jalan Lingkar Selatan (JLS), namun saat melakukan pemindaian barcode di loket pelabuhan, tiketnya tidak dapat digunakan.
Rijal menjelaskan bahwa dari tiga tiket yang dibeli, hanya dua yang berhasil diproses, sementara tiket miliknya selalu gagal ketika discan oleh petugas. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemudik lainnya yang juga menggunakan jasa calo tiket.
Kekecewaan Pengguna Lain Terhadap Calo Tiket
Seorang netizen dengan akun @17september mengungkapkan pengalaman serupa, di kolom komentar ia menulis, "iya kmaren sy juga bgitu bli dipinggir jalan malah gk bisa dipke. pling bner bli onlen." Komentar ini menunjukkan bahwa pengalaman Rijal bukanlah yang pertama, dan ada pengguna lain yang juga mengalami masalah serupa ketika membeli tiket dari calo.
Selain itu, akun @maille96 juga berbagi pengalaman, "cek history ku mas ..aku juga kmren kena calo di merak hasil pulang nebeng truck." Ini menunjukkan bahwa praktik calo tiket di pelabuhan menjadi masalah yang umum dan merugikan para pemudik.
Pilihan Aman yang Disarankan
Di tengah kekecewaan banyak pengguna, beberapa netizen memberikan saran alternatif untuk membeli tiket. Akun @danur.sihalu mengatakan, "pakai ferizy bisa kok bang ngga rumit. pakaia gen agak mahal." Hal ini menunjukkan bahwa ada cara lain yang lebih aman dan efisien untuk mendapatkan tiket.
Seorang netizen dengan akun @tikno juga menambahkan, "pada ribet ribet bgt kalo liat yg Laen yak🤣 tinggal download app Ferizy." Ini menandakan bahwa penggunaan aplikasi tiket digital menjadi pilihan yang lebih praktis bagi pemudik.
Akun @ajorudi98lir memberikan pendapat positifnya dengan mengatakan, "lagian apa susah nya beli sendiri di apk ferizy, klo gak faham bisa tanya orang atau tanya temen, semudah itu lo beli di ferizy, bayar bisa lewat m-banking." tulisnya.
Ragam pendapat ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang yang menyadari kemudahan membeli tiket secara online.
Perbandingan Harga Tiket di Calo dan App Resmi
Beberapa netizen juga berbagi informasi mengenai perbandingan harga tiket. Akun @telorceplok168 menyatakan, "di ferizy setelah diskon 45rb an. di calo 75rb jirr. 🙈" Ini menunjukkan bahwa membeli tiket melalui calo tidak hanya berisiko, tetapi juga lebih mahal dibandingkan dengan pembelian tiket melalui aplikasi resmi.
Himbauan untuk Selalu Membeli Tiket dari Platform Resmi
Berbagai komentar dari netizen menunjukkan sentimen yang beragam terkait pengalaman Rijal dan praktik calo tiket di pelabuhan.
Meskipun banyak yang merasa kecewa dengan pengalaman buruk, ada juga harapan dan solusi yang ditawarkan melalui aplikasi tiket digital.
Dengan semakin banyaknya pengguna yang beralih ke sistem pembelian tiket online, diharapkan praktik calo tiket dapat berkurang dan pemudik dapat merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan.