
Pentingnya Transformasi Pendidikan dan SDM di Cilegon
Pengurus Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Cilegon mengangkat isu penting mengenai transformasi pendidikan dan sumber daya manusia (SDM). Mereka menyoroti tantangan yang dihadapi, terutama terkait dengan kelemahan dalam literasi digital di sektor pendidikan dan pengembangan SDM.
Tiga Isu Strategis Menjadi Fokus IMM
Ketua PC IMM Kota Cilegon, Ade Hikmatullah, menjelaskan bahwa ada tiga isu strategis yang menjadi perhatian utama IMM, salah satunya adalah transformasi pendidikan dan peningkatan SDM. "IMM mendorong penguatan literasi digital serta keterampilan teknis bagi pelajar dan mahasiswa agar mampu bersaing di era industri 4.0," ungkapnya saat acara pelantikan pada Sabtu (4/4).
Keadilan Ekologis dan Pengawasan Lingkungan
Selain itu, Ade juga menekankan pentingnya keadilan ekologis. Hal ini dianggap krusial untuk merumuskan masa depan lingkungan yang lebih sehat dan ramah, terutama bagi generasi mendatang. "Di tengah tingginya aktivitas industri, kami menuntut konsistensi pengawasan Amdal (analisis dampak lingkungan) serta penanganan polusi demi menjaga kesehatan masyarakat dalam jangka panjang," jelasnya.
Penguatan Ekonomi Kreatif Daerah
Isu ketiga yang disampaikan Ade adalah penguatan ekonomi kreatif sebagai pilar penting untuk mendukung perekonomian daerah.
Ia menyatakan bahwa hal ini menjadi alternatif yang perlu diperhatikan di tengah tingginya angka pengangguran di Kota Cilegon. "Pemerintah kami minta serius membina sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai penopang ekonomi daerah, agar tidak bergantung pada industri berat semata," tegasnya.
Peran IMM dalam Kebijakan Kota Cilegon
Ade menegaskan bahwa IMM sebagai gerakan masyarakat akan terus mengawasi berbagai kebijakan yang diambil di Kota Cilegon. Pihaknya berkomitmen untuk menjadi mitra kritis bagi pemerintah. "Kami akan terus bergerak dengan semangat Fastabiqul Khairat," tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Rijki Romadhan, Ketua Bidang Kaderisasi PC IMM Kota Cilegon, menekankan bahwa Cilegon seharusnya menjadi kota yang tidak hanya berkembang dalam infrastruktur, tetapi juga dalam kesejahteraan dan SDM yang berdaya saing. "Semoga Cilegon terus tumbuh menjadi kota yang lebih baik, tidak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat," harapnya.
Rijki menambahkan bahwa IMM berharap kepemimpinan Robinsar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. "Kami berharap terwujud pemerintahan yang amanah, transparan, dan berpihak pada rakyat. Dengan kepemimpinan yang kuat dan peduli, kami optimistis Cilegon bisa menjadi kota yang inklusif, adil, dan berkelanjutan," tutupnya.
Sumber: bantenraya.com (05/04/2026)