
49 Santri Madrasah Al Inayah Diduga Keracunan
Sebanyak 49 santri di Madrasah Al Inayah dilaporkan mengalami dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). Para santri tersebut segera dilarikan ke berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas Jombang dan puskesmas di Cibeber, untuk mendapatkan perawatan medis.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Kapolsek Cibeber, Ibna Saputra, menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini. Saat ini, mereka masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel makanan serta kondisi para korban.
“Masih pendalaman hasil lab dari sampel makanan dan sampel korban. Saya belum bisa memastikan keracunan berasal dari makanan,” ungkapnya melalui pesan singkat pada Sabtu (18/4/2026).
Kondisi Santri dan Dugaan Penyebab
Ia juga mencatat bahwa tidak semua santri mengalami gejala yang sama. Sebagian besar santri dalam keadaan baik. Dugaan awal menunjukkan bahwa waktu konsumsi makanan mungkin berkontribusi terhadap gejala yang dialami oleh beberapa santri.
“Bisa jadi karena makanan yang seharusnya dimakan pagi, sebagian besar siswi yang merasakan mual justru mengonsumsinya pada siang hingga sore hari,” jelasnya.
Belum Ada Keterangan Resmi
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan, sekolah, dan SPPG belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian ini. Penyelidikan terus berlanjut untuk memastikan penyebab insiden dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Sumber: rubrikbanten.com (18/04/2026)