Pemkot Cilegon Tingkatkan Kapasitas Gorong-gorong Tol untuk Atasi Masalah Banjir

📌 Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Cilegon sedang fokus menangani masalah banjir dengan meningkatkan kapasitas gorong-gorong di Jalan Tol Tangerang-Merak.
  • Wali Kota Cilegon, Robinsar, telah menginstruksikan Dinas PUPR untuk mengajukan permohonan peningkatan kapasitas gorong-gorong kepada pengelola tol.
  • PT Marga Mandalasakti dan Wali Kota Cilegon telah melakukan diskusi mengenai kajian hidrologi untuk mengatasi genangan di 11 titik di ruas tol.

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon lagi gencar-gencarnya berupaya menangani masalah banjir yang bikin repot di berbagai area.

Perbaikan Gorong-gorong Jalan Tol

Melansir pemberitaan dari bantenesia.co pada 03/09/2026, langkah ini salah satunya dengan meningkatkan kapasitas gorong-gorong di ruas Jalan Tol Tangerang-Merak yang jadi salah satu jalur aliran air ke permukiman.

Instruksi dari Wali Kota

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Cilegon Robinsar kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon untuk mengajukan surat ke pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak terkait permohonan peningkatan kapasitas gorong-gorong.

Pantauan Langsung Wali Kota

Permohonan itu disampaikan lewat surat Wali Kota Cilegon Nomor 600.1.4.1/1160/DPUPR tentang Permohonan Peningkatan Kapasitas Gorong-gorong Jalan Tol Tangerang-Merak.

Sebelumnya, Wali Kota Cilegon Robinsar sudah melakukan peninjauan langsung di beberapa lokasi yang terkena banjir.

Hasil Tinjauan

Dari hasil tinjauan tersebut, ditemukan adanya penyempitan aliran air pada gorong-gorong di ruas tol yang diduga turut menyebabakan genangan di Perumahan Metro Cilegon.

Diskusi dengan Pengelola Tol

Menindaklanjuti surat itu, PT Marga Mandalasakti, yang mengelola Jalan Tol Tangerang-Merak, telah mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Cilegon di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon.

Dalam pertemuan itu, pihak Astra Infra menjelaskan hasil kajian hidrologi untuk section Cilegon yang dilaksanakan sebagai respon atas kejadian banjir dan genangan di beberapa titik.

Kajian Hidrologi

Construction & Maintenance Management Planning Analyst Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, Agus Budiyanto, menjelaskan bahwa kajian hidrologi section Cilegon ini penting untuk menangani banjir dan genangan di 11 titik di Ruas Tol Tangerang-Merak.

“Kajian ini dilakukan untuk menindaklanjuti kejadian banjir dan genangan pada 11 titik di Ruas Tol Tangerang-Merak. Fokus kajian meliputi identifikasi penyebab, evaluasi kapasitas sistem drainase dan cross drain, serta usulan penanganan pada masing-masing lokasi,” ujar Agus.

Agus juga menambahkan, kajian ini mencakup kondisi geometrik jalan, termasuk profil memanjang dan potongan melintang sebagai dasar analisis hidrolika dan evaluasi sistem drainase.

Evaluasi Kapasitas Gorong-gorong

Menurut Agus, evaluasi juga dilakukan terhadap kapasitas gorong-gorong yang sudah ada dengan membandingkan kondisi sebelum dan setelah pembersihan sedimen.

“Perbandingan ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kapasitas aliran setelah kegiatan pemeliharaan, sehingga dapat diketahui efektivitas penanganan terhadap kapasitas gorong-gorong yang ada,” katanya.

Sementara itu, Operation Management Department Head Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak, Emon Sukarya, menegaskan bahwa penanganan banjir butuh dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan kondisi wilayah hulu dan hilir.

“Masalah banjir ini adalah masalah antara hulu dan hilir. Harapan kami, kita tidak hanya memperbaiki di wilayah kami saja, tetapi jangan sampai penanganan tersebut justru...”

Kita lihat, pemerintah udah mulai turun tangan dengan langkah konkret buat atasi masalah banjir ini.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenesia.co (03/09/2026)