Warga Tegal Cilegon Minta Tambang Batu Bojonegara Ditutup, Debu Menggangu Sehari-hari

📌 Ringkasan Berita:
  • Warga Pabean dan Tegal Bunder resah akibat debu dari tambang batu di Gunung Desa Lambangsari yang mengganggu kesehatan dan kenyamanan mereka.
  • Selama dua bulan terakhir, debu dari aktivitas pertambangan semakin tebal, terutama saat angin bertiup dari laut ke darat.
  • Meskipun telah melapor ke pihak kelurahan dan dinas terkait, warga belum melihat adanya tindakan untuk menanggulangi masalah debu ini.

Warga di Kelurahan Pabean dan Kelurahan Tegal Bunder lagi-lagi suarakan keresahan mereka soal tambang batu di Gunung Desa Lambangsari, Kecamatan Bojonegara yang bikin hidup mereka terganggu.

Keluh Kesah Warga

Mengutip pemberitaan dari bantenraya.com pada 18/07/2026, warga mendesak agar penambangan ini segera ditutup.

Masalahnya, mereka sudah dua bulan terakhir ini menghirup debu dari aktivitas pertambangan yang bikin kesehatan dan kenyamanan mereka terancam.

Bahkan, setiap hari saat beraktivitas, baik di ladang maupun berangkat ke sekolah, debu ini terus mengganggu.

Wahyudi, salah satu warga, mengatakan bahwa ia harus bersihin teras dan jendelanya dari debu yang menempel setiap hari.

Dia bilang, "Setiao hari menyapu debu yang sangat banyak, teras, jendela dan juga kendaraan tertutup debu," katanya pada Jumat, 17 Juli 2026.

Meski sudah melapor ke kelurahan dan dinas terkait, hingga kini belum ada tindakan yang diambil.

Wahyudi menegaskan, "Kami sudah melapor dan tidak ada penutupan dan penggentian sementara," ujarnya.

Debu yang Terus Meningkat

Debu dari aktivitas pertambangan semakin banyak dan tebal, terutama ketika angin bertiup dari laut ke darat.

Wahyudi juga menambahkan, "Semakin banyak karena pergerakan angin dari laut ke darat. Makanya ini sangat mengganggu masyarakat," pungkasnya.

Kesimpulan dan Ajakan Diskusi

Jadi, warga berharap ada solusi untuk masalah debu ini agar kehidupan mereka bisa lebih nyaman.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenraya.com (18/07/2026)