
- Plt Kepala BPKPAD Cilegon, Syafrudin, fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai arahan Walikota Robinsar.
- Target PAD Kota Cilegon untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp1,935 triliun, namun realisasi hingga Juni baru mencapai Rp682,45 miliar.
- Syafrudin berencana memaksimalkan potensi pajak dan aset daerah yang belum optimal untuk mencapai target APBD 2026.
Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon di bawah pimpinan Plt Kepala Syafrudin sedang fokus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tugas Khusus dari Walikota
Melansir pemberitaan dari bantenraya.com pada 01/07/2026, Syafrudin telah diberikan tugas khusus secara langsung oleh Walikota Cilegon Robinsar selama menjabat menjadi Plt.
Diketahui, Plt Kepala BPKPAD Cilegon sebelumnya adalah Tunggul Simanjuntak yang kini menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon.
Upaya Meningkatkan PAD
Plt Kepala BPKPAD Cilegon Syafrudin menyampaikan bahwa dirinya akan berupaya semaksimal mungkin untuk dapat meningkatkan PAD sesuai arahan Walikota Cilegon.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan pendapatan untuk semester depan,” terangnya kepada Banten Raya, Rabu 1 Juli 2026.
Syafrudin juga mengaku akan memaksimalkan seluruh potensi pajak yang ada untuk segera mencapai target PAD bersama tim di BPKPAD Cilegon.
“Akan segera saya koordinasikan dengan internal tim BPKPAD mengenai program jangka panjang dan jangka pendeknya,” tuturnya.
Pencapaian dan Evaluasi Target PAD
Dari hasil penemuan BPK sebelumnya, Syafrudin menyebut bahwa Pemkot Cilegon terdapat temuan terhadap pajak dan aset daerah yang dianggap belum optimal.
“Kami upayakan bagaimana semua rencana Pemkot 2026 ini bisa dilaksanakan dengan baik, tentu dengan peningkatan pendapatan,” katanya.
Untuk pencapaian APBD Pemkot Cilegon tahun 2026 ini, akan diupayakan dan dimaksimalkan mencapai target yang ditetapkan.
“Pokoknya kami akan memaksimalkan supaya APBD 2026 ini dioptimalkan dengan melihat potensi yang ada, nanti kami dari BPKPAD rapat dulu,” pungkasnya.
Target PAD Kota Cilegon untuk tahun 2026 ini telah ditentukan sebesar Rp1,935 triliun.
Tetapi realisasi PAD Kota Cilegon sampai Juni 2026 ini baru mencapai Rp 682,45 miliar atau sekitar 35,25 persen.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (01/07/2026)