PDM Cilegon dan UMJ Buka Kesempatan S2 untuk Guru di Hari Bermuhammadiyah

📌 Ringkasan Berita:
  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Cilegon dan Pemerintah Kota Cilegon menjalin kerjasama untuk meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan.
  • Hari Bermuhammadiyah yang diadakan pada 27 Juni 2026 menekankan pentingnya kolaborasi antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam membangun karakter dan etika masyarakat.
  • PDM Kota Cilegon menandatangani MoU dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta untuk memberikan beasiswa pendidikan S2 bagi guru, sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kompetensi akademik mereka.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon baru-baru ini mengumumkan kerjasama dengan Pemerintah Kota Cilegon untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.

Kolaborasi untuk Peningkatan SDM

Melansir pemberitaan dari faktabanten.co.id pada 27/06/2026, fokus kolaborasi ini bakal diarahkan ke sektor pendidikan, dakwah, dan penguatan nilai-nilai etika serta karakter.

Komitmen ini diungkapkan dalam acara Hari Bermuhammadiyah yang mengambil tema “Sinergi Muhammadiyah dan Pemerintah dalam Mewujudkan SDM Cilegon Unggul: Integrasi Etika dan Keterampilan Menuju Cilegon Juara” pada Sabtu, (27/6/2026).

Makna Hari Bermuhammadiyah

Ketua PDM Kota Cilegon, Muhtar Maher, mengatakan bahwa Hari Bermuhammadiyah bukan hanya sekedar acara seremonial.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen warga Muhammadiyah dalam berdakwah dan melakukan tajdid (pembaharuan), serta memperkuat kontribusi untuk pembangunan daerah.

“Esensi dari Hari Bermuhammadiyah adalah mempererat silaturahmi, memperkuat gerakan dakwah, serta membangun kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah,” ujar Muhtar.

Ia juga menekankan bahwa tolok ukur kemajuan suatu daerah tidak hanya mengandalkan pembangunan fisik atau pertumbuhan ekonomi saja.

Kualitas manusia, terutama lewat pendidikan dan pembentukan karakter, seharusnya jadi pilar utama dalam pembangunan.

Peluang Beasiswa untuk Guru

Mengingat tantangan peningkatan kualitas SDM di Cilegon yang masih besar, Muhammadiyah mendukung berbagai program strategis dari Pemkot Cilegon di bawah kepemimpinan Walikota.

Beberapa program yang disebutkan termasuk insentif untuk guru honorer dan beasiswa penuh bagi mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan perhatian besar pada dunia pendidikan. Namun, kami juga berharap program beasiswa tersebut ke depan dapat diperluas, tidak hanya untuk jenjang S1, tetapi juga menjangkau jenjang S2 agar peningkatan kualitas SDM semakin optimal,” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, PDM Kota Cilegon menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) untuk kerja sama pendidikan jenjang Magister (S2).

Kerja sama ini ditujukan untuk memberi kesempatan luas bagi para guru di Cilegon, terutama yang belum menempuh pendidikan S2, untuk melanjutkan studi dengan dukungan dari PDM Cilegon dan UMJ.

“Kami berharap peluang emas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para guru untuk meningkatkan kompetensi akademik mereka. Semoga ke depan, pemerintah daerah juga bisa ikut mendukung lewat perluasan program beasiswa hingga ke jenjang pascasarjana,” pungkas Muhtar.

Dengan semua inisiatif ini, nampaknya ada harapan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Cilegon.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: faktabanten.co.id (27/06/2026)