21 Koperasi Kelurahan Mulai Dibangun di Cilegon untuk Dukung Ekonomi Warga

📌 Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Kota Cilegon telah membentuk Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di 43 kelurahan, dengan 26 koperasi sudah aktif beroperasi.
  • Dari 21 gerai KKMP yang direncanakan, 9 gerai sudah selesai dibangun, sementara 12 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan.
  • KKMP bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dengan mempermudah akses kebutuhan pokok dan memperluas akses permodalan, tanpa mengganggu pelaku usaha lain.

Pemerintah Kota Cilegon lagi-lagi beraksi dengan mempercepat pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) demi ngebantu perekonomian warga di kelurahan.

Pengembangan Koperasi di Cilegon

Mengutip pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 13/07/2026, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Cilegon, Suhendi, bilang kalau pembentukan KKMP sudah selesai di semua 43 kelurahan di kota ini.

Namun, sampai saat ini baru 26 koperasi yang udah aktif beroperasi.

"Di 43 kelurahan sudah terbentuk Koperasi Kelurahan Merah Putih. Dari jumlah tersebut, yang sudah beroperasi sekitar 26 koperasi," ujar Suhendi.

Progres Pembangunan Gerai KKMP

Pemerintah juga lagi ngebangun gerai KKMP sebagai pusat layanan dan aktivitas ekonomi buat masyarakat.

Dari total 21 gerai yang direncanakan, udah ada 9 gerai yang selesai dibangun 100 persen, sementara 12 gerai lainnya masih dalam tahap pembangunan.

"Sebanyak 9 gedung gerai sudah selesai 100 persen dan 12 lainnya masih dalam tahap pembangunan, sehingga total ada 21 gerai yang sedang kita siapkan," jelasnya.

Pendukung Operasional Koperasi

Buat mendukung operasional koperasi, pemerintah udah nyalurin sejumlah kendaraan operasional.

Sekarang ini, mereka udah ngebagi 10 unit mobil truk, 9 unit mobil pikap, dan 9 unit sepeda motor roda tiga.

Suhendi menjelaskan, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan bisa memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dengan mempermudah akses kebutuhan pokok.

Manfaat Koperasi Merah Putih

Ia juga bilang bahwa koperasi ini bisa ngebantu potong rantai distribusi yang selama ini bergantung pada tengkulak, memperluas akses permodalan buat anggota, dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Koperasi Desa maupun Kelurahan Merah Putih bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dengan memotong rantai tengkulak, memberikan akses permodalan yang lebih mudah, serta membantu mengendalikan harga kebutuhan pokok," katanya.

Dia menegaskan, keberadaan KKMP tidak akan mengganggu pelaku usaha lain, karena koperasi ini lebih fokus memenuhi kebutuhan anggota koperasi dan masyarakat di sekitar.

"Tidak berpengaruh, karena koperasi ini konsumen utamanya adalah anggota koperasi dan umumnya masyarakat sekitar," pungkasnya.

Kesimpulannya, pembangunan KKMP di Cilegon diharapkan bisa jadi solusi untuk memperkuat ekonomi warga serta ngebuka akses lebih baik untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (13/07/2026)