Wali Kota Cilegon Robinsar Ajak Keluarga Cegah Radikalisme demi Ketahanan Nasional

📌 Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Cilegon, Robinsar, menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyebaran paham intoleransi dan radikalisme.
  • Ancaman radikalisme dapat muncul kapan saja, sehingga masyarakat diimbau untuk proaktif dan tidak hanya bergantung pada aparat keamanan.
  • Pihak kepolisian berkomitmen untuk meningkatkan pembinaan masyarakat dan mengajak warga melaporkan potensi gangguan keamanan demi menciptakan Cilegon yang aman.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, menggarisbawahi pentingnya peran keluarga dalam melawan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Pentingnya Peran Keluarga

Mengutip pemberitaan dari bantenesia.co pada 25/06/2026, Robinsar mengungkapkan hal ini untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terutama di Kota Cilegon.

Pernyataan tersebut disampaikan saat acara Wawasan Kebangsaan yang bertajuk “Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan NKRI” di The Royal Krakatau, Cilegon.

Ancaman Radikal yang Perlu Diwaspadai

Robinsar menekankan bahwa ancaman paham radikal bisa muncul kapan saja dan menyasar siapa saja, termasuk di kalangan pemerintah.

Ia mengajak semua masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan aparat penegak hukum dalam hal keamanan.

“Penyebaran paham radikal tidak memandang latar belakang. Di sinilah perlunya kolaborasi dan koordinasi semua pihak agar penyebaran paham ini bisa direduksi sehingga tidak menjadi penyakit di tengah masyarakat,” ujar Robinsar.

Upaya Preventif dari Densus 88

Wali Kota juga mengapresiasi langkah-langkah pencegahan yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror Polri.

Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di masyarakat yang majemuk.

Senada, Kasatgaswil Banten Densus 88 AT Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, menyebutkan tantangan radikalisme di era digital.

Meskipun selama tiga tahun terakhir tidak ada serangan teror, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada.

“Ancaman saat ini berkembang melalui ruang digital. Peran keluarga sangat krusial dalam mengawasi perkembangan anak dan memberikan literasi digital yang memadai agar mereka tidak terpapar ideologi menyimpang,” jelas Mayndra.

Mayndra menambahkan bahwa stabilitas keamanan di Cilegon adalah kunci untuk menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen Pihak Kepolisian

Sementara itu, Wakapolres Cilegon, Kompol M. Ridzky Salatun, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan program pembinaan masyarakat sebagai langkah pencegahan.

Ia mengimbau warga Cilegon untuk proaktif melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran aktif seluruh elemen masyarakat dan stakeholder sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kota Cilegon yang aman, damai, dan harmonis,” tegas Ridzky.

Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan ketahanan di tingkat keluarga, diharapkan Kota Cilegon tetap kondusif dan aman dari paham radikal, serta mendukung kemajuan sosial ekonomi nasional.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenesia.co (25/06/2026)