
- Antusiasme orang tua di Cilegon sangat tinggi, dengan 409 pendaftar dalam dua hari untuk SMP Negeri 1 Cilegon.
- Kapasitas sekolah hanya 256 siswa, sehingga persaingan untuk masuk sangat ketat.
- SMPN 1 Cilegon juga menyediakan kuota 15% untuk siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas, mendukung kebijakan pendidikan inklusif.
Antusiasme orang tua di Kota Cilegon untuk mendaftarkan anak ke SMP Negeri 1 Cilegon terlihat sangat tinggi.
Pendaftar Tembus 400 Orang
Baru dua hari dibuka sejak Senin (22/6/2026), jumlah pendaftar di sekolah tersebut sudah mencapai 409 orang.
Daya Tampung yang Terbatas
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, menyatakan bahwa jumlah pendaftar sudah jauh melebihi kapasitas sekolah.
“Hari kedua ini alhamdulillah SMP Negeri 1 sudah ada 409 pendaftar. Sementara kuota yang diterima itu sekitar 256 siswa, hasil dari 32 siswa dikali 8 rombongan belajar (rombel),” ujar Heni.
Persaingan yang Ketat
Heni mengingatkan para orang tua calon peserta didik untuk memahami keterbatasan daya tampung sekolah.
SMPN 1 Cilegon memang selalu jadi favorit dan memiliki peminat yang banyak setiap tahunnya.
Tahun lalu, pendaftar di sekolah ini hampir mencapai 600 orang.
Heni berharap tahapan SPMB yang akan ditutup pada Kamis mendatang bisa berjalan lancar tanpa masalah teknis atau administratif.
Kuota dan Kebijakan Inklusif
Sampai saat ini, Dindikbud Cilegon melaporkan bahwa pelaksanaan SPMB dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP masih kondusif.
Kepala SMPN 1 Cilegon, Muhatta, menjelaskan bahwa tahun ini dibuka 8 kelas baru sesuai dengan jumlah kelas IX yang baru lulus.
“Karena kemarin kami meluluskan 8 kelas, maka tahun ini kami juga membuka 8 kelas baru,” jelas Muhatta.
SMPN 1 Cilegon juga memberikan kuota sebesar 15% untuk jalur afirmasi, yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
Muhatta menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung kebijakan pendidikan inklusif dari pemerintah.
“Kami siap menerima peserta didik disabilitas. Kami juga sudah berkolaborasi dengan Dindikbud Cilegon yang telah menyiapkan guru pendamping khusus untuk membantu proses pembelajaran nanti,” pungkasnya.
Dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat, situasi ini menunjukkan betapa besarnya minat orang tua terhadap pendidikan di SMPN 1 Cilegon.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: faktabanten.co.id (23/06/2026)