
- Pemkot Cilegon melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk Program Beasiswa Cilegon Juare di berbagai kampus guna memastikan program berjalan sesuai target.
- Monev bertujuan untuk mengidentifikasi masalah dan mengumpulkan data mahasiswa penerima beasiswa, terutama yang kurang mampu, serta memastikan penggunaan dana beasiswa yang tepat.
- Kegiatan monev akan dilakukan secara rutin di 22 perguruan tinggi yang bekerja sama, dengan harapan program beasiswa dapat lebih optimal dan membantu mahasiswa yang membutuhkan.
Pemkot Cilegon lagi-lagi melakukan monitoring dan evaluasi (monev) untuk Program Beasiswa Cilegon Juare di berbagai kampus.
Monev untuk Cek Target dan Sasaran
Menyimak pemberitaan dari bantenesia.co pada 26/06/2026, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon, Rahmatullah, bilang kalau monev ini penting untuk memastikan program beasiswa berjalan sesuai target dan tepat sasaran.
Optimalisasi Pengelolaan Beasiswa
“Kami melakukan monev dalam rangka memastikan pengelolaan Beasiswa Cilegon Juare ini bisa berjalan optimal, karena kami tidak bisa lepas dari peran kampus.
Karena bagaimanapun kampus ini yang pertama memantau aktivitas keseharian mahasiswa penerimaan beasiswa, itu ada nya di kampus,” ujar Rahmatullah, Jumat (26/6/2026).
Identifikasi Masalah dan Data Mahasiswa
Rahmatullah juga menambahkan kalau tujuan lain dari monev ini adalah untuk identifikasi berbagai masalah dan mengumpulkan data mahasiswa yang udah dapat beasiswa dan yang berpotensi, terutama untuk mahasiswa kurang mampu.
“Ini juga akan membantu pihak dari pengelola program beasiswa, supaya kita sudah ada databasenya lebih dahulu supaya bisa menghitung dengan jumlah kuota yang ada,” ucap Rahmatullah.
Memastikan Mahasiswa Sesuai Target
Dia juga menyatakan pentingnya monev untuk memastikan mahasiswa yang terima beasiswa itu kuliah sesuai dengan target yang udah ditentukan.
“Misalkan sampai 8 semester, supaya bisa tahu juga, ada tidak kira-kira turun motivasi belajar atau ada masalah di IPK.
Kita menjembatani, bagaiamana supaya motivasi penerima beasiswa, itu dipantau juga oleh kampusnya,” katanya.
Penggunaan Dana Beasiswa yang Tepat
Monev juga bertujuan untuk memastikan dana beasiswa digunakan dengan tepat.
Di mana dana beasiswa harus untuk pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) dan atau penunjang lainnya, jangan sampai dipakai untuk hal lain.
“Kita memastikan beasiswa itu digunakan untuk pembayaran biaya UKT kemudian juga kampus juga bisa melaporkan itu.
Jadi misalkan kalau ada mahasiswa yang tidak membayar biaya UKT, tolong dilaporkan ke kita.
Jadi kita saling berbagi informasi itu,” paparnya.
Monev Berkelanjutan
Pada kegiatan ini, Pemkot Cilegon melanjutkan monev ke 6 perguruan tinggi swasta di Provinsi Banten dari total 22 perguruan tinggi yang bekerjasama.
Monev ini akan terus dilakukan secara rutin untuk pemantauan ke depannya.
“Kami akan lakukan secara rutin untuk dilakukan pemantauan,” pungkasnya.
Dengan adanya monev ini, harapannya program beasiswa bisa lebih optimal dan membantu mahasiswa yang membutuhkan.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenesia.co (26/06/2026)