Warga Cilegon Curhat di Tiktok, Ungkap Pelayanan Puskesmas Jombang yang Mengecewakan

Jadi gini, Puskesmas Jombang di Kota Cilegon lagi jadi bahan pembicaraan di media sosial karena keluhan seorang warga yang viral di TikTok. 

Dari yang kita lihat, pelayanan di sana kayaknya butuh upgrade banget, deh. Kayak, yang diharapkan itu pelayanan yang ramah dan profesional, bukan malah ledekan dan sikap acuh tak acuh dari petugasnya. 

Jadi, apa sih yang sebenarnya terjadi di balik layar Puskesmas Jombang ini? Yuk, kita bahas!

Warga Merasa Diledek di Bagian Resepsionis

Menyimak pemberitaan dari faktabanten.co.id pada 08/05/2026, keluhan ini diunggah oleh akun TikTok @melinda Sari. 

Dalam video tersebut, ia menceritakan pengalaman tidak menyenangkannya saat berobat di Puskesmas Jombang. 

Mulai dari sikap petugas yang dinilai tidak ramah hingga dugaan meledek pasien yang lagi berjuang untuk sehat. “Saya setiap periksa ke Puskesmas Jombang selalu mendapat pelayanan gak enak, terutama ibu-ibu bagian komputer depan (resepsionis pendaftaran),” tulisnya dalam unggahan. 

Nah, ini sih jadi alarm merah untuk manajemen puskesmas yang seharusnya lebih peka terhadap kualitas pelayanan.

Curhata Warga Lainnya Tentang Pelayanan

Gak cuman satu orang yang merasakan hal ini. Banyak warganet yang juga mengungkapkan pengalaman serupa. 

Di komentar, ada yang bilang, “Saya kapok berobat disana Puskesmas Jombang, dua kali berobat mendapat pelayanan buruk, pelayannya judes.” Bayangin aja, kalau pasien udah kapok, berarti ada yang salah di sistem pelayanannya. 

Seharusnya, puskesmas jadi tempat yang bikin orang merasa aman dan nyaman, bukan yang bikin mereka merasa diremehkan.

Respon Petugas yang Tidak Profesional

Selanjutnya, ada juga kejadian yang bikin kita geleng-geleng kepala. Pasien ini mengaku dapat ledekan dari petugas saat datang untuk berobat lagi, “Kok kamu kesini lagi, siapa yang sakit, berobat siapa, bulak balik terus. Siapa juga yang mau sakit.” Hayo, siapa yang berpikir ini adalah cara yang baik untuk berkomunikasi dengan pasien? 

Alih-alih memberikan dukungan, petugas malah menambah beban mental pasien. Ini penting banget untuk dicatat oleh pihak puskesmas agar bisa memperbaiki etika dan sikap pelayanan.

Masalah Yang Menyentuh Berbagai Kalangan

Gak hanya pasien reguler, keluhan ini juga menjangkau pasien BPJS dan umum. Ada yang bilang, “Dulu bapak saya lansia umur 79 tahun udah gak ada tempat duduk, pelayanannya lama, petugas depan jutek.” katanya.

Ini menjadi cermin bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya untuk yang muda, tetapi juga untuk semua kalangan, termasuk lansia yang butuh perhatian lebih. Harusnya, puskesmas ini bisa lebih mempersiapkan fasilitas agar semua pasien, terlepas dari kondisi fisiknya, merasa nyaman saat berobat.

Jadi, bagaimana menurut kamu tentang situasi di Puskesmas Jombang ini? Apakah pelayanan kesehatan di tempat lain juga banyak bolongnya? Yuk, share pendapatmu dan kita diskusi bareng tentang apa yang perlu dibenahi di sistem pelayanan kesehatan kita!



Sumber: faktabanten.co.id (08/05/2026)
Produk Sponsor