Andra Soni Tegaskan SPMB Banten 2026 Jangan Ada Titipan, ASN Dilarang Intervensi!

Siapa nih yang udah gak sabar buat masuk sekolah baru? Nah, kabar seru datang dari Gubernur Banten, Andra Soni, yang pastiin sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2026 bakal berjalan transparan dan jujur banget. Gak ada titip-menitip, janji! Yuk, kita cek lebih dalam apa yang dibilang sama Pak Gubernur ini.

Menyimak pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 05/05/2026, Gubernur Banten Andra Soni dengan tegas bilang kalau dia bakal jagain integritas SPMB buat SMA/SMK negeri. Dia melarang banget praktik yang namanya titip-menitip, dan pastiin semua proses seleksi berlangsung adil dan transparan tanpa ada campur tangan dari pihak mana pun.

Tegas di Hari Pendidikan

Jadi, penegasan ini disampaikan Andra Soni saat dia memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Kota Serang, pada tanggal 4 Mei kemarin. Dia bilang, “Rekrutmen calon siswa harus berjalan dengan baik, adil, jujur, dan transparan.” Gak main-main, gaes!

Kalimat Kunci: Gak Ada Titip-Menitip

Andra juga ngingetin semua ASN buat gak coba-coba intervensi dalam proses SPMB. Menurut dia, seleksi penerimaan siswa ini adalah langkah awal buat memastikan akses pendidikan merata, jadi integritasnya tuh gak bisa ditawar-tawar. “Jangan ada titip-menitip. Tidak boleh ada intervensi dari siapa pun,” ujarnya.

Langkah Jitu Buat SPMB 2026

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banten, Jamaludin, udah siapin berbagai langkah supaya SPMB ini bisa berjalan dengan tertib dan bebas dari kecurangan. Dia bilang, “Komitmen Pak Gubernur sudah jelas, tidak ada titip-menitip. Kita amankan semuanya agar proses berjalan adil.”

Jamaludin juga menambahkan kalau ada tahapan pra-SPMB, di mana orang tua calon siswa bisa input data dari jauh-jauh hari, mulai dari alamat sampai nilai rapor. “Dengan pra-SPMB, masyarakat bisa lebih siap. Saat pelaksanaan utama pada 10 Juni nanti, diharapkan semua berjalan lancar,” katanya.

Gak hanya itu, Dinas Pendidikan juga bakal gencar sosialisasi supaya semua calon siswa bisa terakomodasi. Jika pada saat pendaftaran masih ada yang belum daftar, mereka bahkan berencana buat perpanjang waktu pendaftaran. “Kita pantau terus. Jika masih banyak yang belum terakomodir, kemungkinan waktu pendaftaran akan diperpanjang,” tambahnya.

Jamaludin berharap SPMB 2026 bisa berjalan optimal dan menjangkau semua calon siswa di Banten tanpa ada kendala.



Sumber: rubrikbanten.com (05/05/2026)
Produk Sponsor