
Pendidikan S2 di ITB, Harapan untuk Cilegon
Andrea Kartika Putri, seorang putri asal Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Banten, mengejar pendidikan S2 di Institut Teknologi Bandung (ITB). Prestasi ini membuat kedua orang tuanya bangga dan berharap putrinya dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Cilegon.
Profil Andrea Kartika
Andrea, yang lahir pada 2 Juni 2003, adalah lulusan S1 Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) di ITB pada tahun 2025 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,14. Saat ini, ia sedang melanjutkan pendidikan S2 di jurusan Arsitektur Lanskap dengan dukungan beasiswa prestasi dan tengah menyusun tesis.
“Insya Allah saya siap berkontribusi pada daerah dengan bekal ilmu yang saya dapatkan di Universitas ini, yang bagi saya ini salah satu kampus yang menjadi kebanggaan Indonesia,” ungkap Andrea pada Selasa, 31 Maret 2026.
Perjalanan Pendidikan dan Prestasi
Andrea memulai perjalanan pendidikannya di SDN Blok I Cilegon (2009–2015), dilanjutkan ke SMPN 2 Cilegon (2015–2018), dan menyelesaikan SMA di SMAN 1 Serang (2018–2021). Selain diterima di ITB, ia juga berhasil diterima di Universitas Diponegoro (Undip) dan aktif dalam organisasi KMP ITB. Prestasinya tidak hanya terbatas pada akademik; ia pernah meraih Juara 2 dalam lomba esai bahasa Inggris tingkat internasional yang diadakan secara daring di Malaysia pada tahun 2016.
Kebanggaan dan Harapan Orang Tua
Orang tua Andrea menyatakan kebanggaan mereka atas pencapaian putrinya yang berhasil menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Mereka berharap cita-cita Andrea dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kota Cilegon.
“Alhamdulillah dapat beasiswa saat S1-nya, dan waktu tes masuk ITB itu Matematika juga dapat nilai 100. Untuk itu saya dorong terus untuk S2-nya, ini tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga karena yang kami ketahui tidak banyak dan tidak mudah bisa menempuh pendidikan di kampus besar seperti ITB, UI, atau UGM,” ujar orang tua Andrea.
Orang tua Andrea juga berharap ilmu yang diperoleh putrinya dapat bermanfaat untuk pembangunan Kota Cilegon. “Harapan saya seperti itu, ilmu pendidikan yang dimiliki anak bisa bermanfaat untuk kota Cilegon, karena pak Wali pun (Robinsar) yang pernah saya dengar berharap agar generasi muda di Cilegon ini harus bisa ikut berkontribusi bagi kemajuan dan pembangunan daerah,” tuturnya.
Sumber: krakataumedia.com (31/03/2026)