Ajakan Tolak Gratifikasi Kejari Kepahiang Dibanjiri Sentimen Negatif, Potret Buram Reputasi APH?


Kejaksaan Negeri Kepahiang Tolak Gratifikasi

Kejaksaan Negeri Kepahiang baru-baru ini mengajak masyarakat Kabupaten Kepahiang untuk bersama-sama menolak gratifikasi, yang dinilai dapat merusak integritas dan kepercayaan publik terhadap pelayanan hukum. 

Dalam satu postingan di Instagram, mereka menekankan pentingnya membangun budaya jujur, bersih, dan berintegritas demi mewujudkan pelayanan publik yang profesional serta Indonesia yang bebas dari praktik korupsi. Pesan ini ternyata memicu beragam reaksi dari netizen.

Sindiran Netizen di Kolom Komentar

Seorang netizen mengatakan, 'Di depan kamera nolakny, klo di dalam ruangan khusus masa nolak amplopnya 😂😂,' menunjukkan skeptisisme terhadap komitmen tersebut. 

Akun @aililahm659 menambahkan, 'Semenjak saya kerja di pemerintahan, saya jadi paham. SEMAKIN BAGUS SLOGAN, SEMAKIN MENJADI2 KELAKUANNYA 😂,' yang mencerminkan pandangan pesimis tentang implementasi slogan-slogan anti gratifikasi. 

Namun, ada juga yang bernada harapan, seperti akun @drajad soka yang mengatakan, 'Baik sih kalau diterapin tanpa kamera,' mengindikasikan adanya tindakan nyata.

Komentar Kritis Netizen

Di sisi lain, beberapa netizen menunjukkan skeptisisme yang lebih tajam. Akun @watynfir_ berkomentar, 'Ini cuma konten ya guys aslinya gak gini kok,' mencerminkan pandangan bahwa upaya ini mungkin hanya sekadar formalitas. Selain itu, akun @ngga_vv1jaya juga menyatakan, 'off cam beda lagi kan?' menekankan perbedaan antara yang terlihat di depan kamera dan kenyataan di lapangan. Komentar serupa juga disampaikan oleh akun @pr_atama2840 yang mengekspresikan, 'Ga mau didepanlah... Di bawah meja dong.. Udah basi!'

Reaksi Heboh dari Netizen

Reaksi netizen semakin beragam, dengan banyak yang menambahkan sentuhan humor. Akun @andita.ang mengatakan, 'Ya iyalahhh di kantorr 🤣🤣 jemboottt,' sementara @fickey_arch mengungkapkan, 'Asli nya mah parah...😂'. Hal serupa juga disampaikan oleh akun @alifgng yang menyebutkan, 'Kalo udah jadi kasi beda lagi ya, apalagi kalo udh dapat nomor keluarga terdakwa, wuuuhhh, semua jadi duit dong dengan iming' 😂'. Ini menunjukkan bahwa banyak yang merasa skeptis terhadap efektivitas tindakan yang diambil.

Potret Buram Kepercayaan Publik Terhadap APH

Reaksi netizen terhadap ajakan Kejaksaan Negeri Kepahiang untuk menolak gratifikasi menunjukkan beragam sentimen. 

Dari harapan akan perubahan yang positif hingga skeptisisme terhadap implementasi slogan-slogan tersebut, masyarakat tampaknya tetap waspada dan kritis. 

Dengan berbagai komentar yang muncul, penting bagi instansi terkait untuk tidak hanya mengandalkan kata-kata, tetapi juga mengambil tindakan konkret demi mewujudkan perubahan yang diinginkan.

Produk Sponsor