Plt Sekda Cilegon Beri Penjelasan Terkait Isu Akan Adanya Rotasi Mutasi Pejabat Eselon III dan IV

Isu Rotasi Mutasi Pejabat di Cilegon

Di kalangan Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Cilegon, beredar kabar bahwa Walikota Robinsar berencana untuk melakukan rotasi mutasi pada 17 Maret 2026. 

Kabar ini cukup menghebohkan, terutama di antara para pejabat yang merasakan dampak langsung dari kebijakan tersebut.

Klarifikasi Mengenai Rotasi Mutasi

Seorang pejabat Eselon II yang memilih untuk tidak menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa rotasi mutasi tersebut kemungkinan hanya akan mencakup pejabat setingkat Eselon III. “Tanggal 17 (bulan Maret, red), tapi untuk Eselon III, posisi Camat dan Kabid,” ujarnya kepada Krakatau Media beberapa hari yang lalu.

Diskusi di kalangan ASN di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga mengungkapkan bahwa beberapa di antara mereka mendengar rumor bahwa rotasi mutasi akan dilakukan pada tanggal 13 atau 17 Maret, menjelang cuti bersama. “Katanya tanggal 13, kalau 17 itu kan udah masuk cuti bersama,” ungkap salah satu pejabat Eselon III yang juga terlibat dalam diskusi tersebut.

Pembantahan dari Plt Sekda

Namun, isu mengenai rotasi mutasi ini dibantah oleh Plt Sekda Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp. “Ga benar, belum (belum di jadwalkan, red),” tegas Aziz pada Jumat (13/03/2026).

Perbincangan yang Masih Hangat

Meskipun adanya bantahan, isu rotasi mutasi tetap menjadi topik hangat di kalangan ASN Pemkot Cilegon, khususnya untuk pejabat setingkat Eselon III dan IV. 

Selama lebih dari satu tahun menjabat, Walikota Robinsar dan Wakil Walikota Fajar baru melakukan perombakan pada sejumlah pejabat tingkat Eselon II.

Menariknya, di akhir tahun 2025, Robinsar pernah menyatakan bahwa akan ada rotasi mutasi pejabat Pemkot Cilegon pada akhir tahun tersebut. Namun, hingga saat ini, realisasinya masih belum terlihat.


Sumber: krakataumedia.com (13/03/2026)
Produk Sponsor