
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah pada Selasa, 10 Maret 2026, bertempat di Aula DPK Kota Cilegon.
Partisipasi Berbagai Stakeholder
Acara ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari stakeholder, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Riset Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta unsur kecamatan, kelurahan, komunitas, dan para pegiat literasi.
Tujuan Forum Perangkat Daerah
Sekretaris DPK Kota Cilegon, Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa Forum Perangkat Daerah berfungsi sebagai sarana untuk koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi perencanaan pembangunan daerah, yang dalam hal ini bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Cilegon Tahun 2027.
“Tujuannya tentu saja untuk menyelaraskan program dan kegiatan Perangkat Daerah dengan Prioritas Pembangunan Daerah dan Hasil Musrenbang tingkat Kecamatan,” jelas Iqbal.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa forum ini juga bertujuan untuk memperjelas indikator dan mendukung penilaian MCP (Monitoring Center for Prevention) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Sinergitas antar stakeholder ini diharapkan dapat mewujudkan perencanaan yang partisipatif, adaptif, akuntabel dan transparan,” paparnya.
Apresiasi dan Harapan untuk Masyarakat
Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Forum Perangkat Daerah, yang merupakan yang pertama kalinya dilakukan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Ia berharap kegiatan ini dapat menghasilkan program kerja yang diperlukan untuk meningkatkan literasi masyarakat di Kota Cilegon.
“Saya meyakini apabila literasi masyarakat meningkat, maka kesejahteraan masyarakatnya juga akan meningkat,” katanya.
Ismatullah juga menekankan bahwa selama ini DPK lebih dikenal dengan kampanye peningkatan budaya literasi, padahal lembaga ini juga memiliki tanggung jawab dalam bidang kearsipan yang perlu mendapatkan perhatian lebih.
“Padahal akhir-akhir ini Cilegon sering dilanda bencana alam seperti banjir, kebakaran dan lain sebagainya. Dalam kondisi seperti itu yang diselamatkan bukan hanya korban tapi juga arsip. Nah, kita di DPK siap membantu masyarakat dalam hal arsip. Minimal arsip digital,” jelasnya.
Rencana Tindak Lanjut
Perwakilan dari Bapperida Kota Cilegon, Danang Triwibowo, juga menyampaikan bahwa hasil dari pertemuan ini akan menjadi bahan baku untuk rancangan awal, yang kemudian disusun menjadi rencana kerja di tingkat kota.
“Nanti kami dari Bapperida menyatukan program prioritas pimpinan daerah dengan usulan yang disampaikan masyarakat melalui Musrenbang maupun reses DPRD,” katanya.
Forum Perangkat Daerah DPK Kota Cilegon ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh semua stakeholder yang hadir.
Sumber: krakataumedia.com (11/03/2026)