
Aset Daerah di Cilegon Terabaikan
Aset yang berupa gedung dan lahan yang dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cilegon banyak yang tidak dimanfaatkan dengan baik.
Akibat kondisi ini, Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon mendorong agar aset-aset yang tidak terpakai tersebut diserahkan kepada pengelola barang milik daerah (BMD), dalam hal ini adalah Sekretaris Daerah (Sekda).
Pentingnya Pendataan dan Pengelolaan Aset
Kepala Bidang Aset BPKPAD Kota Cilegon, Nur Fauziyah, menyatakan bahwa jika OPD tidak memanfaatkan aset yang ada, maka sesuai dengan aturan yang berlaku, aset tersebut seharusnya diserahkan kepada pengelola BMD, yaitu Sekda Kota Cilegon. “Iya rata-rata harus banyak diberikan pemahaman jadi kalau gedung dan tanah ada di penguasaan itu harus bisa mengoptimalkan,” ujarnya pada Kamis, 29 Januari 2026.
Fauziyah menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan dan penelusuran untuk memastikan status dari berbagai aset yang dikuasai oleh OPD. Hal ini sangat penting mengingat banyak aset dan lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. “Lumayan banyak karena pencatatan juga masih berjalan dan proses pencarian di wilayah, masih melakukan penelusuran gedung punya siapa dan siapa yang membangun,” imbuhnya.
Evaluasi dan Rencana Pengelolaan Aset
Lebih lanjut, Fauziyah mengungkapkan bahwa pendataan ini dilakukan untuk memperjelas status aset yang dipegang oleh OPD, yang menjadi perhatian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terutama untuk aset dalam bentuk lahan dan gedung.
Dia memberikan contoh, di mana lahan tercatat sebagai milik pemerintah kelurahan namun terdapat bangunan yang statusnya dimiliki oleh OPD. “Itu juga yang harus ditertibkan. Harusnya jika dibangun OPD gedungnya maka penggunaan lahannya harus dilimpahkan juga,” jelasnya.
Kini, pihak BPKPAD tengah merumuskan draf peraturan walikota (perwal) untuk pengelolaan aset agar dapat meningkatkan pendapatan daerah. “Untuk Perda (peraturan daerah) sudah tinggal Perwal lagi digodok,” ucapnya.
Harapan untuk Optimalisasi Aset
Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, menekankan pentingnya pemanfaatan aset, yang diharapkan dapat dioptimalkan ke depannya. “Yah itu juga menjadi perhatian. Kami harap itu bisa terus dilakukan evaluasi dan pemanfaatan,” pungkasnya.
Sumber: bantenraya.com (29/01/2026)