Sepanjang 2025 Zakat ASN Cilegon Capai Rp7,6 Miliar dan 80% Sudah Tersalurkan Kepada Mustahik

Penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kota Cilegon menunjukkan kemajuan yang berarti sepanjang tahun 2025. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon mengumumkan total pengumpulan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) mencapai Rp7,6 miliar. Hal ini mencerminkan komitmen ASN dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme zakat.

Pencapaian Penghimpunan Zakat

Ketua Baznas Kota Cilegon, Fajri Ali, menjelaskan bahwa dari total dana yang berhasil dihimpun, jika ditambahkan dengan sumber lain, keseluruhan dana mencapai sekitar Rp9,5 miliar. Lebih dari 80 persen dari total tersebut, atau sekitar Rp8 miliar, telah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran ini dilakukan melalui berbagai program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial.

Peran Zakat dalam Masyarakat

Fajri menegaskan bahwa zakat memiliki peranan penting tidak hanya sebagai kewajiban religius, tetapi juga sebagai alat untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung. Dana yang terkumpul telah digunakan untuk program-program sosial, kemanusiaan, dan penanganan bencana di berbagai daerah di Cilegon, yang menunjukkan dampak positif bagi penerima manfaat.

Transparansi dan Akuntabilitas

Baznas Kota Cilegon berupaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Fajri mengungkapkan bahwa dalam peristiwa bencana, Baznas aktif terjun langsung membantu masyarakat, seperti di wilayah-wilayah yang terdampak bencana. 

Hal ini menunjukkan bahwa mereka benar-benar peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan berusaha memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Potensi Zakat yang Belum Optimal

Meskipun ada pencapaian yang signifikan, Fajri mengakui bahwa potensi zakat dari Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) ASN masih belum sepenuhnya dimanfaatkan. 

Dengan partisipasi sekitar 56 ASN dan kontribusi zakat baru mencapai Rp40 juta, ada harapan agar ke depan partisipasi ini dapat ditingkatkan, mengingat potensi zakat dari TPP ASN dapat mencapai Rp14 miliar. Hal ini menunjukkan adanya ruang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam program zakat.

Melihat pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh Baznas Kota Cilegon, jelas bahwa pengelolaan zakat yang efektif memiliki dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat. 

Masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya zakat sebagai instrumen untuk saling membantu dan meningkatkan taraf hidup terutama bagi mereka yang kurang beruntung. Partisipasi aktif dari ASN akan sangat menentukan potensi zakat yang dapat dihimpun dan disalurkan di masa mendatang.    

Sumber: www.bantennews.co.id (07/01/2026) 
Produk Sponsor