
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Cilegon telah menyerahkan empat pompa air kepada SDN Masigit I yang terletak di Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang. Penyerahan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca banjir yang melanda wilayah tersebut.
Empat Sekolah Mendapatkan Bantuan
Tidak hanya SDN Masigit I yang menerima bantuan, tetapi juga ada tiga sekolah dasar lainnya yang mengalami kondisi serupa, yaitu SDN Panggungrawi, SDN Kedaleman 2, dan SDN Buni Waras di Pulomerak, Cilegon. Kepala Dindikbud Kota Cilegon, Heni Anita Susial, menyatakan bahwa pompa air ini diberikan sebagai solusi jangka pendek dan diperoleh dari donasi para pendidik dan tenaga kependidikan.
Langkah Jangka Panjang untuk Mengatasi Banjir
Heni menjelaskan, "Ada 4 SD negeri yang diberikan. Ini supaya mempercepat proses pembersihan setelah banjir," pada hari Jumat, 23 Januari 2026. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah membahas secara teknis dengan pimpinan dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengenai solusi jangka panjang.
Salah satu rencana tersebut adalah meninggikan bangunan sekolah di SDN Masigit untuk mengantisipasi datangnya banjir di masa mendatang.
Kondisi Terparah Banjir SDN Masigit
Kepala Sekolah SDN Masigit I, Jajat, mengungkapkan bahwa sekolahnya telah mengalami dua kali banjir dengan ketinggian air hampir mencapai satu meter. "Sampai 80 centimeter lebih kemarin. Itu menjadj yang terparah dibandingkan sebelumnya," ungkapnya. Harapannya adalah agar ada solusi yang bijak untuk mengatasi masalah ini.
Sumber: bantenraya.com (23/01/2026)