Drama Poli Bedah Mulut RSUD Cilegon Kembali Mengemuka, Pasien BPJS Keluhkan Antrian Hingga 7 Bulan

Bagi banyak pasien, sistem layanan kesehatan yang baik adalah harapan untuk mendapatkan perawatan yang tepat waktu dan berkualitas. 

Namun, realitas yang dihadapi oleh seorang pasien di RSUD Panggungrawi Cilegon ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, terutama bagi mereka yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Keluhan Pasien BPJS Viral di Facebook

Elvina Putri Yusiva, seorang pasien BPJS Kesehatan, mengunggah pengalaman dirinya yang mengecewakan di RSUD Cilegon

Setelah menerima rujukan, di hari yang sama ia langsung menuju RSUD Panggungrawi Cilegon dengan harapan mendapatkan tindakan bedah mulut, khususnya cabut gigi yang sangat dibutuhkannya.

Namun, harapan itu sirna ketika ia hanya diberi tiket jadwal untuk tindakan bedah yang baru bisa dilakukan pada 4 Agustus 2026, atau tujuh bulan setelah kedatangannya. “Itu artinya 7 bulan lagi saya baru bisa mendapat tindakan bedah mulut atau cabut gigi. Masa sih di RSUD Cilegon sebegitu banyaknya antrian untuk bedah mulut sampai pasien harus nunggu 7 bulan?” keluhnya.

Petugas Menyarankan Jalur Non BPJS

Lebih lanjut Elvina pun bertanya kepada petugas dan dokter untuk solusi sementara atas rasa sakit yang harus ditahannya setiap hari, “Kalau ingin cepat ada tindakan, harus jadi pasien umum, jangan di RSUD Cilegon,” tulisnya, seraya menyebut bahwa biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai 5-7 juta rupiah jika tanpa BPJS.

Elvina pun mempertanyakan fungsi dari BPJS Kesehatan yang selama ini dibayarnya setiap bulan, jika kenyataan yang dihadapi adalah antrian panjang yang memakan waktu berbulan-bulan. “Lalu apa fungsinya BPJS Kes buat kami jika tiap bulan kami lalu mendapatkan pelayanan seperti ini?” ujarnya.

Keluhan Warga Lainnya 

Situasi yang dialami oleh Elvina bukanlah kasus yang terisolasi. Banyak pasien lain yang menghadapi tantangan serupa di RSUD Cilegon ini.

Seperti yang diungkapkan akun bernama Thonie, "Kasus yg sama sprti istri saya, dapet rujukan ke rsud clg untuk cabut gigi tp nunggu antriannya bulan desember..apakah sprti ini SOP nya buat pasien bpjs..entahlah"

Masih di komentar unggahan yang sama, akun bernama Iyah mengaku mengalami hal serupa, "Sama ajah kak saya jg nunggu,dari bulan april 2025,tindakan bulan february besok,karna emang dokter sp.bedah mulut terbatas kalo pake bpjs,jd ya kudu sabar pasiennya emang banyak banget keluhan gibung (Red: gigi bungsu).

Kejadian ini seolah menjadi hal yang terus berulang, akun bernama Rois motor larangan, mengungkapkan, "Sing mengkenen kien wis viral lawas tapi ye masih bobrok Bae pelayane wis Cilegon juare segala"ne jigah" ujarnya.

Pertanyaan besar pun mengemuka, apakah sistem BPJS Kesehatan ini benar-benar telah menjadi solusi bagi masyarakat, atau justru menciptakan lebih banyak masalah dan dilema dalam pelayannya?

Sumber: Pengalaman pribadi Elvina Putri Yusiva di Grup Facebook Info Cilegon (@elvina.putriyusiva), 21 Januari 2026.
Produk Sponsor