
Kota Cilegon memasuki fase baru dalam pengelolaan keuangannya setelah berhasil mencatatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang melampaui target tanpa mencatatkan defisit. Keberhasilan ini menandakan adanya perubahan signifikan dalam kebijakan fiskal daerah, yang berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Dalam konteks ini, perhatian tertuju pada bagaimana pemerintah kota dapat mempertahankan momentum ini ke depan.
Apresiasi dari DPRD
Wakil Ketua II DPRD Kota Cilegon, Masduki, memberikan pengakuan terhadap usaha pemerintah kota dalam menciptakan kondisi keuangan yang sehat. Mengutip pemberitaan dari babebanten.com (07/01/2026), ia menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras dan komitmen semua pihak. "Ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif," ujar Masduki.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menunjang keuangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. "Kita harus terus berupaya untuk menjaga dan meningkatkan kinerja ini," lanjutnya.
Strategi yang Dilakukan Pemkot
Pemerintah Kota Cilegon telah mengimplementasikan berbagai strategi dalam mencapai target PAD yang diinginkan. Pemanfaatan sumber daya lokal, penguatan sektor pajak, serta peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan menjadi fokus utama dalam kebijakan mereka.
Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap mampu mengoptimalkan potensi yang ada, sekaligus membuka ruang bagi investasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Implikasi bagi Pembangunan Daerah
Keberhasilan ini tentu saja memiliki implikasi yang luas, tidak hanya bagi pengelolaan keuangan daerah tetapi juga bagi pembangunan infrastruktur dan layanan publik. Dengan situasi keuangan yang lebih stabil, pemerintah kota diharapkan dapat lebih fokus pada program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Namun, tantangan tetap ada di depan mata, seperti mempertahankan kinerja ini dalam jangka panjang dan memastikan bahwa semua lapisan masyarakat merasakan manfaat dari kebijakan yang diterapkan.
Akhankah Keberhasilan Ini Berlanjut?
Keberhasilan tanpa defisit dan pencapaian PAD yang melebihi target menyisakan pertanyaan mendalam tentang keberlanjutan inisiatif ini. Apakah pemerintah kota mampu menjaga momentum ini, atau akankah kita melihat kembali pada kebijakan yang tidak konsisten di masa depan?
Selain itu, publik perlu mempertimbangkan apakah semua program yang didanai oleh PAD ini akan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat. Perhatian terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan menjadi kunci agar kepercayaan publik tidak luntur.
Diskusi tentang keberlanjutan dan manfaat kebijakan ini perlu menjadi prioritas bagi semua pihak yang terlibat, agar Cilegon bisa menjadi contoh yang lebih baik dalam pengelolaan keuangan daerah.
Sumber: babebanten.com (07/01/2026)