Cilegon Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga di PCI Terendam Terendam Banjir

Hujan deras yang mengguyur di sejumlah wilayah pada Minggu sore memicu meluapnya sungai, merendam ratusan rumah dan memaksa banyak warga menghadapi dampak tak terduga ini. Kejadian ini mengundang perhatian akan perlunya mitigasi bencana yang lebih baik.


Banjir Melanda Permukiman Warga

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, banjir yang terjadi di Perumahan PCI Blok D, Kelurahan Cibeber, mencapai ketinggian air hingga 80 sentimeter. 

Mengutip pemberitaan dari bantennews.co.id (11/01/2026), bencana ini disebabkan oleh kombinasi hujan deras dan kiriman air dari wilayah sekitar, seperti Mancak, Kabupaten Serang, yang memperburuk kondisi permukiman warga.

Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menjelaskan bahwa pihaknya segera menurunkan petugas untuk melakukan asesmen dan pendataan. "Begitu menerima laporan, tim BPBD langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan. Banjir dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi serta kiriman air dari wilayah hulu," ujarnya.


Jumlah Korban dan Kebutuhan Mendesak

Berdasarkan informasi terkini, sebanyak 108 kepala keluarga yang terdiri dari sekitar 430 jiwa terdampak banjir. Meski situasi ini cukup serius,

Suhendi mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan warga masih bertahan di rumah masing-masing," tambahnya.

Beberapa RT yang terdampak meliputi RT 06 RW 04, RT 06 RW 05, dan beberapa lainnya, yang keseluruhannya mengalami situasi serupa. 

Dalam keadaan darurat ini, BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak, yakni alat penyedot air untuk mempercepat proses pengeringan kawasan yang tergenang. "Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat penyedot air. Kami juga terus berkoordinasi dengan unsur masyarakat untuk penanganan lanjutan," jelas Suhendi.


Kondisi Terkini dan Himbauan Warga

Sekitar pukul 21.00 WIB, air mulai surut dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kesigapan dan kolaborasi antara pihak berwenang dan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

BPBD Kota Cilegon tetap siaga dan melakukan berbagai upaya untuk memastikan keselamatan warganya di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di masa mendatang.


Kewaspadaan dan Mitigasi Bencana

Di balik situasi ini, muncul pertanyaan mendasar tentang kesiapan pemerintah dalam menangani bencana yang semakin sering terjadi. 

Apakah masyarakat telah mendapatkan edukasi yang memadai mengenai cara mengatasi dan melindungi diri dari bencana? Apakah langkah-langkah mitigasi bencana yang selama ini diupayakan benar-benar efektif untuk mengurangi dampak bencana di masa depan?

Harapan publik terhadap tindakan preventif yang lebih nyata dan berkelanjutan perlu diangkat dalam diskusi ini.

Memastikan bahwa infrastruktur yang ada mampu menghadapi bencana dan melakukan edukasi kepada masyarakat adalah langkah penting yang harus diambil agar kejadian serupa tidak terulang.


Sumber: bantennews.co.id (11/01/2026)
Produk Sponsor