
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk menilai dampak bencana yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Cisangu.
Dalam tinjauan ini, Bupati tidak hanya melihat kerugian fisik, tetapi juga berkomitmen untuk membantu warga yang terdampak dengan memberikan solusi hunian sementara.
Penanganan Bencana yang Responsif
Bupati Ratu Zakiyah menjelaskan bahwa sekitar 25 rumah terdampak oleh longsor, dengan tiga di antaranya mengalami kerusakan parah.Dalam situasi ini, kesigapan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk memberikan bantuan kepada korban.
Khususnya, satu keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan tidak bisa dihuni lagi, langsung mendapat perhatian khusus dari bupati.
Bupati memastikan bahwa keluarga tersebut akan ditempatkan di rumah kontrakan sebagai langkah cepat untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan mereka.
Evaluasi Lingkungan dan Keselamatan Warga
Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Ratu Zakiyah tidak hanya untuk mengecek kerusakan, tetapi juga untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.Ia mencatat bahwa rumah warga yang terdampak berada di pinggiran sungai, yang tentu saja menambah risiko terhadap bencana lainnya.
Dengan kedalaman longsor mencapai delapan meter, bupati menekankan perlunya relokasi bagi warga agar tidak terpapar bahaya yang lebih besar di masa depan.
Kolaborasi untuk Relokasi yang Efektif
Bupati juga menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan pihak terkait dalam proses relokasi. Ia menyampaikan harapan agar warga desa bersedia untuk menyewakan tempat tinggal sementara bagi mereka yang terdampak.Upaya koordinasi ini menjadi langkah awal untuk mitigasi risiko bencana yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan, sehingga pemerintah dapat memberikan solusi yang tepat dan aman bagi masyarakat.
Membangun Kesadaran dan Mitigasi Bencana
Ratu Zakiyah menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya penguatan mitigasi risiko bencana.Bupati berencana untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan BBWS Citarum serta kementerian terkait, agar pengelolaan risiko bencana dapat dilakukan secara menyeluruh.
Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mitigasi bencana juga diharapkan dapat meningkat agar mereka lebih siap menghadapi situasi serupa di masa depan.
Sumber: krakataumedia.com (06/01/2026)
Sumber: krakataumedia.com (06/01/2026)