Beredar Modus Upaya Penipuan Mengatasnamakan Pejabat, Ini Tanggapan Pemkot Cilegon

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyatakan bahwa mereka tidak pernah meminta bantuan dari pengusaha tambang. Pernyataan ini menegaskan posisi Pemkot dalam menjalin hubungan dengan sektor tambang di wilayahnya.

Penegasan ini diutarakan setelah munculnya dugaan upaya penipuan yang mencatut nama Plt Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Noviyogi Hermawan.


Kewaspadaan terhadap Modus Penipuan

Lebih lanjut Noviyogi Hermawan, memberika klarifikasi bahwa pesan dan panggilan WhatsApp yang menyerupai identitasnya bukan berasal dari dia maupun institusi Pemkot Cilegon.

“Ini bukan kontak saya. Saya tidak pernah menghubungi atau meminta apa pun kepada pengusaha pertambangan,” katanya, Rabu (21/1/2026).

Dengan pernyataan ini, Pemkot Cilegon berusaha untuk memperjelas komitmennya dalam menjaga kemandirian serta integritas Pemerintah Kota yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam. 

Terlebih belakangan ini sektor tambang di Cilegon tengah menjadi sorotan publik yang diduga jadi salah satu faktor penyebab banjir di beberapa wilayah.


Himbauan dari Sekda

Pernyataan dan himbauan serupa pun disampaikan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade.

Aziz menyampaikan bahwa tindakan pihak-pihak yang mencatut mama pejabat Pemkot dengan modus meminta bantuan adalah tindakan melanggar hukum sekaligus mencoreng integritas pemerintah Kota Cilegon.

“Kami tegaskan, Pemkot Cilegon tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apa pun kepada pengusaha galian C. Jika ada pihak yang mengatasnamakan pejabat atau institusi Pemkot, itu dipastikan bukan perintah resmi dan patut diduga sebagai upaya mencoreng nama baik pemerintah,” tandasnya. 

Secara keseluruhan, Pemkot Cilegon menekankan bahwa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, mereka tidak pernah mencari dukungan dalam bentuk apapun dari pengusaha tambang, khususnya galian C.



Sumber: babebanten.com (21/01/2026)
Produk Sponsor