
Kejadian ini terjadi pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026, ketika sebuah tanggul jebol, menyebabkan air meluap dan menggenangi area tempat tinggal warga di RT 01 RW 07, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang.
Kondisi Terkini di Wilayah Terkena Banjir
Berdasarkan informasi dari BPBD Cilegon, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dengan ketinggian air mencapai satu meter.Sebanyak 20 kepala keluarga mengalami dampak langsung dari bencana ini, meskipun tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa.
Tim BPBD segera dikerahkan untuk menilai situasi dan melakukan evakuasi bagi warga yang terperangkap.
Upaya Penanganan dan Evakuasi
Kepala BPBD Cilegon, Suhendi, menjelaskan bahwa evakuasi selesai sekitar pukul 13.00 WIB dan saat ini tim masih melakukan pendataan untuk mengukur kerugian.Beberapa warga memilih untuk mengungsi ke tempat sanak saudara untuk menghindari dampak lebih lanjut dari banjir.
Situasi ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem.
Dukungan Komunitas dalam Penanganan Bencana
Dalam upaya menangani banjir, BPBD melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk Pramuka Peduli dan Yayasan Penyelamat Satwa Liar.Koordinasi yang baik antar petugas dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keselamatan warga serta pemantauan kondisi air di lokasi banjir.
Peringatan dan Antisipasi untuk Masa Depan
BPBD Cilegon mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang masih dapat terjadi.Warga diimbau untuk segera melaporkan keadaan darurat yang mungkin timbul di lingkungan mereka.
Peningkatan kesadaran akan situasi cuaca dapat membantu mengurangi risiko serta dampak dari kejadian serupa di masa mendatang.
Sumber: www.bantennews.co.id (03/01/2026)
Sumber: www.bantennews.co.id (03/01/2026)