
- Sekda Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, minta OPD tingkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah yang baru mencapai 61,85% dari target Rp1,03 triliun.
- Langkah intensif diperlukan, termasuk penurunan petugas pajak ke lapangan untuk pendekatan door to door kepada wajib pajak.
- Aziz berharap optimalisasi pajak dan retribusi dapat mencegah defisit dan memastikan semua program pembangunan berjalan sesuai rencana.
Di tengah waktu yang semakin mendesak, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam laporan terbaru yang diterbitkan oleh bantenesia.co, realisasi PAD hingga saat ini baru mencapai 61,85 persen atau setara dengan Rp637 miliar dari target Rp1,03 triliun.
Dengan waktu pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 yang tersisa hanya dua setengah bulan, tindakan segera sangat diperlukan.
Dinamika Peristiwa di Lapangan
Aziz menekankan perlunya Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) untuk segera melakukan langkah intensif.
Petugas pajak daerah diminta untuk turun langsung ke lapangan dan melakukan pendekatan door to door kepada wajib pajak, baik yang baru maupun yang belum terdaftar.
Sektor yang menjadi sasaran meliputi pajak restoran, hotel, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Selain itu, pengawasan di lapangan juga harus diperketat untuk menghindari manipulasi atau kebocoran laporan pajak.
Langkah Penanganan dan Antisipasi
Aziz menegaskan, "Jangan sampai transaksi yang riil di lapangan, dilaporkan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya."
Ia menjelaskan bahwa kewajiban pajak yang harus dibayar harus mencerminkan transaksi yang sesungguhnya.
Dengan pencapaian PAD yang masih jauh dari target, langkah agresif ini dianggap sangat penting untuk mendorong realisasi anggaran yang lebih baik.
Dari data yang ada, total pendapatan daerah baru mencapai 69 persen, dengan belanja daerah yang telah terealisasi 63,36 persen.
Aziz berharap, dengan optimalisasi pajak dan retribusi, tidak akan terjadi defisit, dan semua program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, sebagaimana diharapkan masyarakat.
Sumber: bantenesia.co (09/10/2026)