
- Ketua Karang Taruna Citangkil, Iqbal Rizqy Muharram, dukung pembangunan pabrik PT Wankai di Cilegon karena dapat buka lapangan kerja dan dorong ekonomi lokal.
- Namun, Iqbal khawatir soal pembayaran BPHTB yang belum dilunasi oleh PT Wankai, yang penting untuk pendapatan daerah dan pelayanan publik.
- Ia juga minta sosialisasi lebih baik kepada masyarakat mengenai proyek ini agar tidak terjadi kesalahpahaman dan penolakan dari warga sekitar.
Ketua Karang Taruna Kelurahan Citangkil, Iqbal Rizqy Muharram, mengungkapkan dukungan terhadap rencana pembangunan pabrik PT Wankai di Kota Cilegon.
Pembangunan pabrik ini dianggap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.
Namun, di tengah semangat dukungan tersebut, Iqbal menyampaikan beberapa catatan penting terkait proses pembangunan yang saat ini tengah berlangsung.
Ia mengungkapkan kekhawatirannya tentang kewajiban pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang belum dilunasi oleh pihak PT Wankai.
BPHTB adalah pajak daerah yang berkontribusi terhadap pendapatan asli daerah dan sangat penting untuk pembangunan serta pelayanan publik.
"Pembangunan yang sudah berjalan sebelum kewajiban ini diselesaikan mencerminkan kepatuhan yang belum optimal," tegas Iqbal.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dengan meminta pemerintah daerah untuk menyampaikan status penyelesaian kewajiban ini kepada publik secara terbuka.
Selain masalah BPHTB, Iqbal juga mencermati bahwa sosialisasi kepada masyarakat mengenai proyek ini dirasa kurang memadai.
Masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lokasi pembangunan, berhak mendapatkan informasi yang jelas mengenai rencana, jenis usaha, serta dampak sosial dan lingkungan dari pabrik tersebut.
Ketidakjelasan ini, menurutnya, dapat menimbulkan kesalahpahaman dan bahkan penolakan dari warga, sesuatu yang sebenarnya dapat dihindari dengan komunikasi yang baik.
Harapan untuk Proyek yang Berkelanjutan
Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, Iqbal Rizqy Muharram menyampaikan sejumlah harapan yang harus dipenuhi.
Ia berharap PT Wankai segera menyelesaikan pembayaran BPHTB sesuai dengan aturan yang berlaku.
Ia juga menginginkan agar PT Wankai menggelar sosialisasi yang terbuka dan berkelanjutan, melibatkan warga terdampak, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
Pemerintah Kota Cilegon dan instansi terkait diharapkan dapat mengawasi kepatuhan perizinan, perpajakan, dan dokumen lingkungan perusahaan.
Iqbal juga mengajak PT Wankai untuk lebih mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal dan melibatkan pelaku usaha di sekitar pabrik.
Iqbal menekankan, "Kami mendukung investasi yang membawa manfaat bagi Cilegon. Dukungan itu paling kuat jika dijalankan dengan taat aturan dan terbuka kepada masyarakat."
Ia percaya bahwa dengan menyelesaikan masalah BPHTB dan meningkatkan sosialisasi, pembangunan pabrik ini dapat berjalan lancar dan diterima dengan baik oleh masyarakat.
Pembangunan Berkelanjutan untuk Cilegon
Dengan adanya rencana pembangunan PT Wankai, masyarakat Kota Cilegon berharap akan ada banyak manfaat yang dapat dirasakan.
Namun, penting untuk memastikan bahwa proses tersebut berjalan sesuai aturan dan melibatkan masyarakat secara aktif.
Keberlangsungan proyek ini akan sangat bergantung pada bagaimana semua pihak berkomitmen untuk berkoordinasi dan menjaga komunikasi terbuka.
Perkembangan selanjutnya dari proyek ini akan dinantikan oleh masyarakat, mengingat dampaknya yang luas terhadap ekonomi lokal dan ketersediaan lapangan kerja.
Sumber: kabarbahri.co.id (07/10/2026)