Kondisi Udara Membaik PJJ di Cilegon Dicabut, Siswa Kembali PTM Mulai 9 September

📌 Ringkasan Berita:
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon resmi mencabut kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sebelumnya diterapkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Keputusan ini diambil menyusul kualitas udara (ISPU) dan sebaran abu vulkanik di wilayah Cilegon yang dinilai telah membaik dan kembali kondusif.
  • Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan PKBM kembali diaktifkan mulai Rabu, 9 September 2026.
  • Pihak sekolah diwajibkan mensterilkan lingkungan belajar, sementara orang tua diimbau menjaga kesehatan dan membekali anak dengan masker jika diperlukan.

Kabar penting bagi para pelajar dan orang tua di wilayah Kota Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi mengakhiri masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang sebelumnya diberlakukan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Keputusan ini diambil setelah hasil evaluasi dan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon serta Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan penurunan risiko dan kualitas udara (ISPU) yang kembali kondusif di wilayah Kota Cilegon.

PTM Kembali Berlaku Mulai 9 September 2026

Kebijakan ini tertuang resmi dalam dokumen Surat Edaran Pencabutan PJJ Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau.pdf dengan nomor surat 100.3.4/241/DINDIKBUD/2026. Dokumen yang ditetapkan pada 8 September 2026 oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, Dra. Hj. Heni Anita Susila, M.Pd., ini secara resmi mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi surat edaran sebelumnya (Nomor: 100.3.4/230/DINDIKBUD/2026).


Sesuai dengan arahan dalam surat edaran tersebut, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan PKBM di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon diwajibkan untuk menghentikan Pelaksanaan PJJ. Seluruh instansi sekolah dijadwalkan akan kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terhitung mulai hari Rabu, 9 September 2026.

Persiapan Sekolah dan Imbauan untuk Orang Tua

Menjelang kembalinya aktivitas belajar di sekolah, Kepala Satuan Pendidikan diwajibkan untuk menjalankan langkah-langkah berikut:

  • Memastikan kebersihan dan sterilisasi lingkungan sekolah dari sisa paparan abu vulkanik demi kenyamanan serta kesehatan peserta didik.
  • Memastikan kembali keberlangsungan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka berjalan lancar dan terarah.
  • Melakukan pemantauan langsung terhadap kehadiran pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik di sekolah.

Di samping itu, terdapat pula imbauan penting yang ditujukan kepada para orang tua/wali murid dan peserta didik, di antaranya:

  • Kembali mendampingi dan mempersiapkan putra-putrinya dalam mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah.
  • Selalu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rutin mencuci tangan, serta mengonsumsi makanan bergizi.
  • Tetap menggunakan masker apabila merasa kurang sehat, mengalami flu/batuk, atau saat berada di area terbuka yang masih berdebu demi menjaga kesehatan.

Status Gunung Anak Krakatau Saat Ini

Meskipun kondisi udara di Cilegon berangsur membaik dan PJJ telah dicabut, masyarakat tetap diimbau untuk waspada. Berdasarkan pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Selasa (8/9/2026), Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Erupsi dilaporkan masih terjadi pada pagi hari dengan visual letusan yang tertutup kabut, sehingga masyarakat dan wisatawan dilarang keras untuk mendekat dan melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.



Referensi berita kondisi terkini: 
Featured Image
Berita

Judul Artikel