Pipa PGN Bocor Akibat Revitalisasi Drainase di Kota Cilegon, DPUPR Beri Penjelasan

📌 Ringkasan Berita:
  • Revitalisasi drainase di Pondok Cilegon Indah mengalami insiden kebocoran pipa gas akibat benturan ekskavator.
  • Kebocoran ditangani oleh DPUPR Kota Cilegon dan PT PGN Tbk, dengan pengerjaan drainase yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
  • DPUPR berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan mengantisipasi insiden serupa di masa depan selama proyek berlangsung.

Revitalisasi jalur drainase di Pondok Cilegon Indah (PCI) baru-baru ini mengalami insiden kebocoran pipa gas akibat alat berat ekskavator.

Insiden Kebocoran Pipa Gas

Mengutip pemberitaan dari bantenraya.com pada 13/08/2026, perbaikan drainase ini dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon yang dimulai sejak akhir Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Selama proses pengerjaan, terjadi kebocoran pada pipa gas di sekitar lokasi proyek yang kemudian ditangani oleh DPUPR bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

Pernyataan DPUPR Kota Cilegon

Kepala DPUPR Kota Cilegon Tb Dendi Rudiatna menjelaskan bahwa kebocoran terjadi akibat benturan dari ekskavator saat proses pengerukan.

“Ada benturan sedikit dari ekskavatornya. Alhamdulillah sekarang sudah selesai ditangani oleh kami dan PGN,” ujar Dendi, Kamis 13 Agustus 2026.

Dendi juga menjelaskan bahwa pengerukan drainase dilakukan sesuai standar dengan kedalaman sekitar satu meter.

Ia menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi secara tidak sengaja dan bukan akibat kelalaian pihaknya.

Langkah Antisipatif DPUPR

“Kami melakukannya sudah sesuai standar kedalaman satu meter. Ternyata saat masuk ke kedalaman satu meter itu, ada sedikit benturan dari ekskavatornya,” jelasnya.

Dendi menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan mitigasi sejak awal pengerjaan untuk mengantisipasi potensi insiden.

“Semuanya sejak awal sudah kami petakan mitigasinya, sudah kami siapkan. Jadi ketika ada insiden, kami bisa cepat menangani,” tuturnya.

Perbaikan drainase ini akan dilanjutkan hingga depan Polsek Cibeber dan untuk mencegah kejadian serupa, DPUPR Kota Cilegon akan memperketat pengawasan selama proses pengerjaan.

“Ke depannya kami akan mengajak PGN untuk melakukan pengawasan lebih ketat supaya tidak ada lagi insiden kebocoran seperti ini,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur drainase di kota dan menghindari masalah serupa di masa depan.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenraya.com (13/08/2026)