Penjualan Bendera Merah Putih di Cilegon Sepi, Warga Malas Beli Offline

📌 Ringkasan Berita:
  • Penjualan bendera merah putih di Cilegon menjelang HUT ke-81 RI mengalami penurunan signifikan karena banyak warga beralih ke belanja online.
  • Seorang penjual bendera, Haryono, mengaku sejak 26 Juli 2026 penjualannya sepi, meskipun dia tetap berkomitmen untuk berjualan hingga 17 Agustus.
  • Beberapa warga, seperti Diki, memilih tidak membeli bendera baru karena masih memiliki bendera lama yang layak pakai, menunjukkan perayaan yang lebih sederhana.

Penjualan bendera merah putih di Cilegon terlihat sepi menjelang perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Lesunya Penjualan Bendera

Melansir pemberitaan dari bantenraya.com pada 05/08/2026, antusias warga untuk membeli bendera secara offline alias luring menurun, karena banyak yang lebih milih belanja online.

Seorang penjual bendera di Lingkungan Bonakarta, Kecamatan Jombang, Haryono, udah mulai berjualan bendera sejak 26 Juli 2026, tapi hingga kini masih sepi peminat.

“Saya sudah jualan dari 26 Juli, tapi masih sepi yang beli. Ada saja sih yang beli dari warga biasa atau pemerintahan, tapi sedikit,” ujarnya.

Di masa lalu, antusiasme warga untuk membeli bendera merah putih di periode yang sama udah terasa banget, tapi sekarang sepertinya berkurang drastis.

“Jualannya sudah dari lama jelas kerasa banget dampaknya. Antusiasnya sih ada, tapi merosot. Gak yang greget rebutan beli bendera kayak dulu. dari belanja online juga ngaruh,” ungkapnya.

Harga dan Variasi Bendera

Walaupun sepi, Haryono tetap berkomitmen untuk berjualan bendera selama 24 jam per hari sampai 17 Agustus nanti.

Dia menjual bendera dengan berbagai harga, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp500 ribu.

Tidak hanya bendera besar, Haryono juga menyediakan aksesori lain seperti bando, stiker, bendera kecil, hingga rumbai-rumbai.

“Kalau hujan diangkut satu-satu kecuali yang ukuran besar dibiarkan saja nanti kering sendiri,” terangnya.

Kondisi Warga Cilegon

Sementara itu, Diki, salah satu warga Cilegon, mengaku tidak membeli bendera merah putih baru karena sudah memiliki yang lama.

Dia merasa bendera yang ada di rumahnya masih layak pakai.

“Kayaknya gak beli bendera baru, masih ada bendera yang lama. Kalau kotor tinggal dicuci aja nanti, kan yang penting pasang bendera,” tutupnya.

“Pasang juga tapi nanti saja kalau sudah mau tanggal belasan, mendekati tanggal 17 lah ya,” ungkapnya.

Ini menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan dalam penjualan bendera, masih ada niat dari warga untuk merayakan HUT ke-81 dengan cara yang mungkin lebih sederhana.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenraya.com (05/08/2026)