DKBPPPA Serang Tingkatkan Program Keluarga untuk Turunkan Stunting

Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang lagi gencar banget nih untuk menurunkan angka stunting dengan berbagai program keren.

Langkah Strategis untuk Keluarga Berkualitas

Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 09/06/2026, Kepala Bidang KB DKBPPPA Kabupaten Serang, Iis Isnawati, SST., M.Kes., bilang bahwa pelayanan Keluarga Berencana jadi salah satu cara penting buat membangun keluarga berkualitas dan mencegah generasi berisiko stunting.

Dia menegaskan, “Program Keluarga Berencana bukan hanya mengatur jarak kelahiran, tetapi juga memastikan setiap kehamilan direncanakan dengan baik sehingga ibu dan anak memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal. Melalui pelayanan KB yang berkualitas, kita membangun fondasi keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Iis juga menyebutkan bahwa sampai sekarang, pelayanan KB gratis udah dilaksanakan di 31 puskesmas, klinik swasta, rumah sakit, dan Praktik Mandiri Bidan (PMB) yang tersebar di Kabupaten Serang.

Perayaan Hari Keluarga Nasional

Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Bidan Nasional, DKBPPPA juga ngadain pelayanan KB gratis dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD, implan, MOW, dan MOP untuk masyarakat.

Selain itu, mereka juga memperkuat pencegahan stunting lewat Program GENTING yang melibatkan banyak pihak untuk jadi orang tua asuh bagi keluarga yang berisiko stunting.

Program ini fokus pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan memberikan dukungan nutrisi, edukasi, pelayanan kesehatan, dan bantuan non-nutrisi lainnya.

Iis menjelaskan, “Program GENTING merupakan gerakan nyata kepedulian sosial dalam mencegah stunting. Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang kita menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.”

Inovasi untuk Pemantauan Gizi

Untuk pengawasan yang lebih baik, DKBPPPA juga meluncurkan inovasi Lapor Gizi 3B MBG agar masyarakat bisa melapor atau mengadu tentang pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita lewat barcode yang sudah disebar di berbagai titik distribusi.

Sistem pelaporan digital ini bikin setiap laporan cepat ditindaklanjuti oleh petugas, jadi masalah gizi dan risiko stunting bisa segera ditangani.

Iis menjelaskan lebih lanjut, “Inovasi Lapor Gizi 3B hadir untuk memperkuat sistem monitoring dan evaluasi kondisi gizi sasaran prioritas. Dengan data yang akurat dan pelaporan yang cepat, tim lapangan dapat segera melakukan tindak lanjut apabila ditemukan risiko masalah gizi maupun stunting.”

Dia optimis bahwa kombinasi antara pelayanan KB, Program GENTING, dan inovasi Lapor Gizi 3B akan memperkuat pendampingan keluarga dari masa kehamilan hingga tumbuh kembang anak di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang penting banget buat mencegah stunting.

Iis pun menambahkan, “Kami optimistis kolaborasi program ini mampu mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Serang. Dengan dukungan seluruh pihak, kita dapat mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi emas yang sehat, unggul, serta berdaya saing di masa depan.”

Jadi, buat kamu yang peduli sama isu ini, penting banget lho untuk dukung program-program kayak gini! Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (09/06/2026)