Ahmad Aziz Bersaing untuk Jabatan Sekda Definitif Cilegon

📌 Ringkasan Berita:
  • Ahmad Aziz Setia Ade Putra sedang dalam proses seleksi untuk menjadi Sekda definitif Kota Cilegon setelah menjabat sebagai Pj Sekda selama lima bulan.
  • Proses seleksi melibatkan 18 indikator penilaian yang dianggap memiliki berbagai tantangan, dan Ahmad Aziz merasa pengalamannya sebagai Pj Sekda sangat membantu.
  • Jika terpilih, Ahmad Aziz berkomitmen untuk merealisasikan program pemerintah daerah dan menyelaraskan pembangunan Kota Cilegon dengan kebijakan pusat dan provinsi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, sedang dalam proses seleksi untuk jadi Sekda definitif Kota Cilegon.

Proses Seleksi dan Pengalaman

Melansir pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 13/08/2026, Ahmad Aziz punya pengalaman panjang di Pemkot Cilegon dan sekarang bersaing untuk posisi strategis ini.

Dia sebelumnya pernah menjabat di banyak posisi penting di Pemkot, termasuk sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asisten Daerah II, serta Plt Sekda.

Selama lima bulan terakhir, dia menjabat sebagai Pj Sekda sebelum mengikuti seleksi ini.

Tantangan dalam Seleksi

Ahmad Aziz mengungkapkan bahwa ada 18 indikator penilaian yang harus dihadapi para peserta seleksi.

Dia mengaku semua indikator punya tantangan tersendiri.

“Ya sama aja semuanya,” ujar Ahmad Aziz saat ditanya soal indikator yang paling sulit.

Pengalaman lima bulan sebagai Pj Sekda dianggapnya sebagai modal berharga untuk menghadapi penilaian tersebut.

Koordinasi dan Tanggung Jawab

Ahmad Aziz menjelaskan bahwa pertanyaan dalam seleksi banyak yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Pj Sekda.

“Sekarang ini menjadi Pj, jadi yang ditanyakan kan tugas-tugas Pj yang memang keseharian ini selama lima bulan saya menjabat selaku Pj,” katanya.

Selama menjabat, dia juga berperan sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan melakukan koordinasi dengan OPD.

Koordinasi tersebut penting untuk memastikan program dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat berjalan sesuai rencana.

“Mulai dari selaku Ketua TAPD, selaku koordinator dari masing-masing OPD, selalu berkoordinasi dengan OPD untuk mewujudkan program-program yang sudah direncanakan oleh Pak Wali dan Pak Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Di dalam seleksi, dia juga harus menghadapi tim penguji yang termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan.

Dia mengaku dapat pertanyaan tentang perencanaan dan keuangan, dan menjawab berdasarkan pengalamannya.

“Kalau Pak Deden tadi bertanya terkait dengan perencanaan, keuangan, ya saya jawab sesuai dengan apa yang sudah saya lakukan dan saya tahu,” katanya.

Tugas Jika Terpilih

Jika terpilih sebagai Sekda definitif, Ahmad Aziz menyatakan tugas utamanya adalah membantu kepala daerah merealisasikan program pemerintahan.

Dia menegaskan pentingnya menerjemahkan program prioritas dan janji politik kepala daerah, serta program dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Intinya, apa yang menjadi tugas pokok dari Sekda, kemudian hal-hal yang akan dilakukan oleh Sekda terkait dengan membantu pimpinan, dalam hal ini Wali Kota untuk merealisasikan program-program prioritas, janji-janji Wali Kota maupun program yang sudah tertuang dalam RPJMD,” tuturnya.

Selain itu, dia juga menekankan pentingnya menyelaraskan program pembangunan Kota Cilegon dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.

“Kita harus menyelaraskan, termasuk menyelaraskan dengan program dari pusat, provinsi, dan harus disesuaikan dengan program kita juga,” ujarnya.

Dengan pengalamannya yang cukup, Ahmad Aziz kini menunggu hasil penilaian tim seleksi untuk menentukan siapa yang akan menduduki posisi Sekda definitif.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (13/08/2026)