PMI Cilegon Perkenalkan PMR, Siapkan Generasi Muda Peduli Kemanusiaan

📌 Ringkasan Berita:
  • PMI Kota Cilegon menggelar sosialisasi PMR di SMP Negeri 12 dan 15 untuk memperkenalkan organisasi dan manfaat ekstrakurikuler PMR kepada siswa baru.
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan yang dilakukan PMI, termasuk orientasi dan pelatihan kesiapsiagaan bencana bagi anggota PMR.
  • Pembinaan PMR dianggap sebagai investasi untuk mencetak generasi muda yang berkarakter dan peduli sosial, dengan harapan semakin banyak sekolah yang mengembangkan program ini.

PMI Kota Cilegon lagi-lagi menunjukkan komitmennya untuk membangun generasi muda yang peduli dan siaga kemanusiaan lewat PMR (Palang Merah Remaja) di sekolah-sekolah.

Sosialisasi PMR di Sekolah

Pada Selasa (14/7/2026), kegiatan sosialisasi digelar di SMP Negeri 12 dan SMP Negeri 15 Kota Cilegon.

Di SMP Negeri 12, ada 243 peserta didik baru yang ikut, terdiri dari 141 siswa dan 102 siswi, sedangkan SMP Negeri 15 diikuti oleh 60 peserta didik.

Dalam acara ini, siswa diperkenalkan dengan organisasi PMR, prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, serta manfaat mengikuti ekstrakurikuler PMR.

Rangkaian Kegiatan PMR

Program sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pembinaan PMR yang sudah dilakukan PMI Kota Cilegon sebelumnya.

Pada 11 Juni 2026, PMI menggelar Orientasi Kepalangmerahan dan Manajemen PMR selama delapan jam pelajaran untuk pembina PMR, pembina UKS, dan pembina PIK-R se-Kota Cilegon.

Selanjutnya, pada 24 Juni 2026, PMI menyelenggarakan Lokalatih Ayo Siaga Bencana bagi anggota PMR Madya tingkat SMP dan PMR Wira tingkat SMA se-Kota Cilegon untuk meningkatkan kesiapan remaja menghadapi bencana.

Tujuan Pembinaan PMR

Sekretaris PMI Kota Cilegon, Ujang Samsul, menekankan bahwa pembinaan PMR adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berkarakter dan berjiwa kemanusiaan.

"Melalui sinergi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, kami ingin memastikan pembinaan PMR dimulai sejak peserta didik memasuki lingkungan sekolah. PMR bukan hanya mengajarkan keterampilan pertolongan pertama, tetapi juga membentuk karakter, kepedulian sosial, disiplin, kepemimpinan, serta semangat kerelawanan. Harapannya, semakin banyak sekolah yang aktif mengembangkan PMR sehingga lahir generasi muda yang siap menjadi pelopor hidup sehat, sahabat sebaya, dan relawan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujar Ujang Samsul.

Melalui kolaborasi ini, PMI Kota Cilegon berharap keberadaan PMR di sekolah-sekolah bisa berkembang sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik dan mendukung lahirnya generasi muda Kota Cilegon yang peduli dan siap mengabdi kepada sesama.

Jadi, gimana pendapat kamu tentang inisiatif ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (15/07/2026)