Damkar Cilegon Tanggapi Kebakaran Besar di TPSA Jatiwaringin Tangerang

📌 Ringkasan Berita:
  • DPKP Kota Cilegon mengirim armada dan personel untuk membantu pemadaman kebakaran di TPSA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.
  • Bantuan diberangkatkan pada 2 Juli 2026, terdiri dari dua unit mobil pemadam dan sembilan personel dari DPKP dan KSP.
  • Langkah ini menunjukkan solidaritas antarwilayah dalam penanganan bencana kebakaran, dengan fokus pada koordinasi dan kolaborasi lintas daerah.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon baru-baru ini mengirim armada dan personel untuk bantu padamkan kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Pengiriman Bantuan Dimulai

Bantuan itu mulai diberangkatkan sekitar pukul 19.38 WIB pada tanggal 2 Juli 2026 setelah kebakaran di TPSA Jatiwaringin membutuhkan dukungan dari daerah lain di Provinsi Banten.

Armada dan Personel Dikerahkan

Atas instruksi dari Wali Kota Cilegon, DPKP mengerahkan dua unit mobil pemadam, satu dari DPKP Kota Cilegon dan satu lagi dari Krakatau Sarana Properti (KSP), dengan total sembilan personel yang terdiri dari enam orang dari Damkar Kota Cilegon dan tiga dari KSP.

Solidaritas Antarwilayah

Sekretaris DPKP Kota Cilegon, A. Muiz, menyatakan bahwa langkah ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen untuk memperkuat kerjasama dalam penanganan bencana kebakaran.

"Kami mendapat arahan dari Bapak Wali Kota Cilegon agar Damkar Kota Cilegon turut membantu proses pemadaman kebakaran di TPSA Jatiwaringin. Kebakaran di lokasi pembuangan sampah memiliki tingkat kesulitan yang tinggi karena api mudah merambat ke berbagai titik, sehingga membutuhkan dukungan armada dan personel dalam jumlah yang memadai. Untuk itu kami mengirimkan dua unit mobil pemadam beserta sembilan personel guna membantu proses pemadaman di lokasi," ujar Muiz.

Dia menambahkan bahwa kebakaran di tempat pembuangan sampah itu punya karakteristik yang berbeda dari kebakaran biasa, karena material mudah terbakar tersebar di berbagai titik, sehingga proses pemadaman jadi lebih lama dan memerlukan dukungan lintas daerah.

Muiz juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerjasama antar kabupaten/kota untuk menangani kebakaran berskala besar di Provinsi Banten.

"Kami berada dalam satu wilayah Provinsi Banten. Ketika ada kabupaten atau kota yang mengalami musibah kebakaran berskala besar maupun luar biasa, kami siap memberikan dukungan dengan mengirimkan armada dan personel. Ini merupakan bentuk solidaritas sesama pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan bencana serta melindungi keselamatan masyarakat," katanya.

Dengan pengiriman bantuan ini, DPKP Kota Cilegon menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dan koordinasi lintas daerah dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga penanganan kebakaran bisa lebih cepat, efektif, dan terpadu.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: rubrikbanten.com (03/07/2026)