
- Kisruh di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) tidak berdampak signifikan bagi pengusaha di Cilegon.
- Beberapa industri justru merasa lebih nyaman tanpa campur tangan Kadin dalam urusan kerja mereka.
- Pengusaha berharap polemik Kadin segera terselesaikan agar kepercayaan terhadap asosiasi dapat pulih dan investasi di Cilegon meningkat.
Para pengusaha di Kota Cilegon bilang kalau kisruh di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) enggak berdampak signifikan bagi mereka.
Bagi mereka, Kadin itu bukan faktor penting untuk keberlangsungan usaha mereka.
Malahan, situasi ini bikin beberapa industri di Cilegon merasa lebih happy.
Soalnya, enggak ada yang datang atas nama Kadin minta kerjaan lagi.
Dampak Kisruh Kadin di Cilegon
Menyimak pemberitaan dari bantenraya.com pada 23/06/2026, Humas Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kota Cilegon, Irhamna, menjelaskan bahwa kisruh ini enggak berpengaruh besar untuk pelaku usaha.
Dia juga mengatakan bahwa kebanyakan industri merasa senang tanpa Kadin yang datang mengusik.
"Enggak ada efek, rezeki sudah ada yang mengatur, industri malah senang tidak ada yang membawa nama kadin," ungkapnya pada 22 Juni 2026.
Proses Hukum Jika Tak Terima Keputusan
Irhamna juga menjelaskan jika ada yang enggak terima dengan keputusan Kadin, mereka bisa membawa masalah ini ke jalur hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Secara organisasi kurang bagus sebagai organisasi profesi. Saya pribadi setidaknya mengikuti aturan organisasi keputusannya bagaimana. Kalau tidak terima maka ada mekanisme gugatan di pengadilan, ada status hukum," ujarnya.
Politik dan Kepentingan dalam Kisruh
Dia juga menambahkan bahwa kisruh ini enggak murni soal aturan, ada bumbu politik dan kepentingan yang ikut campur.
"Sesuai belum, ini antara aturan organisasi dan politik. Kepentingan politik atau aturan yang lebih pas," paparnya.
Sementara itu, Rahmat, pengusaha lain, menyebut ada pengaruh terhadap kepercayaan industri terhadap asosiasi pengusaha.
Dia berharap polemik Kadin bisa segera selesai supaya semua bisa bersama-sama membangun dan investasi di Kota Cilegon.
"Efeknya tidak secara langsung. Hanya pastinya ada kepercayaan industri terhadap sebuah asosiasi," tutupnya, yang juga Sekretaris Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kota Cilegon.
Dari semua ini, kelihatan kalau pengusaha di Cilegon punya pandangan yang berbeda soal Kadin dan dampaknya terhadap usaha mereka.
Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!
Sumber: bantenraya.com (23/06/2026)