Pendaftar Pelatihan Warga Terdampak PHK Membludak, Warga Luar Cilegon Juga Tertarik

📌 Ringkasan Berita:
  • Pendaftaran pelatihan untuk warga Cilegon yang terkena PHK membludak, mencapai 348 pendaftar, melebihi kuota 300 orang.
  • Pelatihan ini menawarkan empat jenis program, termasuk operator forklift dan barista, serta fasilitas lengkap untuk peserta.
  • Meski khusus untuk warga Cilegon, banyak pendaftar dari luar daerah, sehingga perlu dilakukan penyortiran untuk memilih peserta yang memenuhi syarat.

Pendaftar untuk program pelatihan bagi warga Cilegon yang terkena PHK ternyata membludak dan banyak juga yang bukan dari Cilegon.

Melansir pemberitaan dari bantenraya.com pada 23/06/2026, syarat untuk daftar pelatihan ini adalah punya KTP Cilegon, surat keterangan PHK atau paklaring, nomor WhatsApp yang bisa dihubungi, dan pilihan jenis pelatihan di form pendaftaran.

4 Jenis Program yang Tersedia

Dalam program ini, ada empat jenis pelatihan yang disediakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon seperti operator forklift, barista dan coffee shop, optimalisasi pemasaran lewat media sosial, dan ahli K3 umum.

Pendaftaran masih dibuka untuk warga Cilegon yang kena PHK sampai tanggal 29 Juni 2026 melalui link https://s.id/pelatihan_korban_PHK.

Fasilitas Pelatihan

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan banyak fasilitas seperti modul pelatihan, makan siang, seragam pelatihan, asuransi, E-sertifikat pelatihan Kemnaker, dan sertifikat kompetensi.

Kepala Bidang Hubungan Industri pada Disnaker Kota Cilegon, Faruk Oktavian, bilang bahwa pelatihan ini ditujukan untuk membantu warga Cilegon yang terkena PHK.

Berdasarkan data dari Disnaker, ada sekitar 232 warga Cilegon yang di-PHK dari Januari sampai pertengahan Juni 2026.

“Jadi mereka yang kena PHK bisa melamar kerja lagi nanti sudah bisa bersaing dengan yang lain karena sudah bekal peningkatan kompetensi,” ungkap Faruk kepada bantenraya.com, Selasa 23 Juni 2026.

Lonjakan Peminat

Saat ini, pendaftaran untuk pelatihan sudah mencapai 348 orang, melebihi kuota yang ditentukan sebanyak 300 orang.

“Sampai hari ini Selasa 23 Juni 2026 sudah ada 348 orang pendaftar, sudah melebihi kuota yang ditentukan 300 orang,” terangnya.

Karena jumlah pendaftar yang banyak, mereka akan melakukan penyortiran untuk memilih peserta.

Banyak warga dari luar Cilegon juga ikut mendaftar, meski pelatihan ini sebenarnya khusus untuk warga Cilegon.

“Ada yang daftar dari luar Cilegon juga, jadi harus kami sortir lagi, karena pelatihan ini khusus warga Cilegon,” tuturnya.

Calon pendaftar juga diperbolehkan untuk memilih lebih dari satu jenis pelatihan di form pendaftaran.

“Boleh pilih lebih dari 1 jenis pelatihan, karena di formnya sudah tertera pilihannya,” katanya.

Harapan Output Pelatihan

Faruk berharap setelah pelatihan, peserta bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri atau lanjut bekerja di perusahaan lain.

“Kami berharap peningkatan kompetensi ini bisa menjadi bekal mereka yang kena PHK untuk bekerja lagi,” harapnya.

Dengan banyaknya pendaftar ini, memang terlihat antusiasme warga untuk meningkatkan kompetensi mereka.

Menurut kamu gimana tentang berita ini? Yuk, share pendapat kamu di kolom komentar!




Sumber: bantenraya.com (23/06/2026)