HMI Soroti Ratu Ati yang Dinyatakan Lolos dalam Tahapan Pemilihan Komisaris Independen PT PCM Cilegon

Jadi gini, ada yang lagi panas nih di Cilegon! Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cilegon, Tb Rizki Andika, memberikan sorotan tajam terhadap proses seleksi Komisaris Independen PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM). 

Dia minta banget agar tim panitia seleksi itu bisa kerja dengan transparan, profesional, dan objektif. 

Soalnya, kita semua tahu kan, ini bukan sekadar formalitas yang bisa jadi sarana untuk legitimasi calon-calon tertentu. Ini adalah soal marwah BUMD yang seharusnya jadi kebanggaan masyarakat Cilegon!

Tim Pansel Diminta Tunjukkan Bukti Pengunduran Diri Ati Marliati

Menyimak pemberitaan dari rubrikbanten.com pada 14/05/2026, Rizki menekankan bahwa publik sedang menaruh perhatian serius pada beberapa nama yang mendaftar. Salah satunya adalah nama Ratu Ati Marliati yang diketahui sebagai Ketua DPD Golkar Kota Cilegon.

Ada rumor yang bilang dia masih terlibat di partai politik. Dan ini kan jadi masalah, bro! Rizki berharap tim pansel bisa buka-bukaan tentang dokumen pengunduran diri kalau benar sudah keluar dari partai, supaya enggak ada anggapan negatif di masyarakat.

Transparansi dalam Proses Seleksi

Rizki mengatakan, “Kalau memang benar sudah mengundurkan diri dari partai politik, sebaiknya surat pengunduran dirinya dipublikasikan secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik dan kecurigaan di tengah masyarakat,” ujarnya. 

Nah, ini dia! Kenapa hal se-simple ini bisa jadi hal yang besar? Transparansi itu kunci, guys. Tanpa itu, semua orang bisa berpikir negatif dan menebak-nebak yang enggak-enggak. Jadi, jangan heran kalau masyarakat mulai skeptis.

Komisaris Bukan Tempat Kompromi

Lebih jauh lagi, HMI Cabang Cilegon menegaskan bahwa posisi komisaris ini jangan sampai cuma jadi tempat kompromi politik. Rizki bilang, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri adalah perusahaan strategis yang butuh figur yang paham bener soal kemaritiman, logistik, dan bisnis. “Jangan sampai tim seleksi hanya menjadi formalitas untuk melegitimasi calon-calon tertentu,” tegasnya. 

Nah, siapa yang mau bikin keputusan penting di perusahaan strategis tanpa latar belakang yang mumpuni? Gak masuk akal, kan?

Pentingnya Merit System

Menurut Rizki, saat ini PT PCM lagi berada di fase pertumbuhan yang positif. Jadi, semua struktur perusahaan, dari direksi sampai komisaris, harus diisi oleh orang-orang yang benar-benar kompeten. “Maka proses seleksi harus mengedepankan merit system agar perusahaan ini semakin maju dan mampu memberikan kontribusi besar bagi daerah serta masyarakat Kota Cilegon,” tutup Rizki. 

Ini lagi-lagi menegaskan bahwa kita butuh orang yang tepat di posisi yang tepat, bukan sekadar hasil dari permainan politik.

Jadi, menurut kamu gimana tentang kebijakan ini? Apakah sudah pas atau masih banyak bolongnya? Yuk, diskusi atau share pendapat kamu!




Sumber: rubrikbanten.com (14/05/2026)
Produk Sponsor